Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk BRI berhasil memperoleh komitmen pinjaman luar negeri sebesar 1 miliar dolar AS pada tahun 2020. Pinjaman diperoleh dalam skema club loan yang berasal dari 10 bank regional Asia, Eropa, dan Amerika.
Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur liabilities dan meningkatkan net stable funding ratio, menjaga likuiditas valas dan menyiapkan sumber pendanaan untuk ekspansi kredit.
Direktur Utama BRI, Sunarso menjelaskan, pinjaman luar negeri ini memperlihatkan kepercayaan investor asing terhadap BRI dan Indonesia masih cukup tinggi di tengah ketidakpastian global. Hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia menjadi salah satu tujuan investasi menarik di dunia.
Pinjaman club loan ini terdapat tiga fasilitas yang diberikan, Tranche A senilai 500 juta dolar AS selama 1 tahun, Tranche B senilai 200 juta dolar AS selama 2 tahun, dan Tranche C senilai 300 juta dolar AS selama 5 tahun.
“Skema club loan merupakan salah satu alternatif sumber pendanaan valas bagi BRI, selain penerbitan global bond guna melengkapi penghimpunan dana pihak ketiga BRI," ungkap SEVP Treasury dan Global Services BRI, Listiarini Dewajanti.
Pada tahun 2018, BRI telah mengantongi pinjaman luar negeri dengan nilai 700 juta dolar AS. Sindikasi club loan tersebut dikucurkan oleh 13 kreditur terbagi atas tiga tranche, yakni 200 juta dolar AS, 235 juta dolar AS dan 265 juta dolar AS.
Tag
Berita Terkait
-
Pinjaman Digital BRI Tumbuh Signifikan di Tengah Pandemi Covid-19
-
BRI Punya Banyak Program, agar Nasabah Makin Betah Transaksi Digital
-
Bank BRI Beri Bantuan Sembako ke 250 Panti Asuhan di Seluruh Indonesia
-
BRI Beri Relaksasi Kredit pada Pengusaha Event Organizer
-
Bank BRI Turunkan Bunga Kartu Kredit per 1 Mei 2020
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif