Suara.com - Harga minyak dunia pada perdagangan Selasa (2/6/2020), berakhir berbeda arah, karena ketegangan yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan China, atas tudingan kasus penyebaran Virus Corona atau Covid-19 secara global.
Mengutip Xinhua, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli 2020 turun 5 sen, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 35,49 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sedangkan harga minyak mentah Brent sebaliknya. Mengalami kenaikan sebesar 48 sen, atau sekitar 1,3 persen, menjadi 38,32 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Pemerintah China telah memerintahkan perusahaan milik negara untuk menahan pembelian kacang kedelai dan daging babi dari Amerika Serikat sebagai bentuk retaliasi rencana pemerintah Negeri Paman Sam untuk menyetop perlakuan khusus bagi Hong Kong.
Sementara itu, harga minyak mentah Brent terdongkrak kabar bahwa OPEC+ akan memperpanjang kesepakatan pemangkasan produksi.
Pertemuan pembahasan pemangkasan produksi telah diajukan untuk diadakan pada 4 Juni, lebih cepat dari jadwal sebelumnya, yaitu 9-10 Juni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!
-
BTN Genjot Pariwisata Nasional Lewat Keuangan Digital
-
Harga Emas Global Menguat, Kemendag Naikkan HPE dan HR Emas pada Awal Mei 2026
-
Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?
-
Khamenei Klaim Kemenangan atas AS, Iran Pertegas Kendali Selat Hormuz
-
Aguan Lapor: Penjualan PIK2 Meroket 112%, Tembus Rp 987 M
-
KEK Sanur Gandeng Unud Jadi Pusat Riset Kesehatan Berkelas Dunia
-
Fundamental Kuat Jadi Alasan Saham BBRI Masih Jadi Rekomendasi
-
SIG Kantongi Laba Rp 80 Miliar di Kuartal I-2026, Naik 88 Persen
-
Implementasi Green Shipping Pertamina Patra Niaga Klaim Sukses Pangkas 13.000 Ton CO2