Suara.com - Taspen bersinergi dengan Bank BRI menghadirkan terobosan baru untuk meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) di hari tua. Sinergi tersebut melahirkan KIOS WARGA, sebuah program kewirausahaan yang disiapkan oleh Taspen untuk para ASN Aktif yang akan pensiun dan pensiunan ASN dengan tujuan independen secara finansial di masa pensiun.
Peluncuran KIOS WARGA dilaksanakan di Jakarta (10/6/2020) secara virtual dengan diikuti oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki, Direktur Utama Taspen A.N.S Kosasih dan Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto.
Menteri Koperasi dan UKM pun mengapresiasi terobosan ini, karena selaras dengan program pemberdayaan UMKM di Indonesia.
“Saat ini, pemerintah gencar mendorong produk-produk Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) melalui gerakan Bangga Buatan Indonesia, kios/warung diharapkan menjadi bagian dari gerakan program tersebut dengan menyediakan ruang bagi penjualan produk-produk KUMKM,” lanjut Teten.
Dalam pelaksanaannya, Taspen menggandeng Bank BRI dan PT. Jaringan Sistema Semesta (JSS) dimana Taspen berperan mengedukasi para ASN, calon pensiunan dan pensiunan ASN untuk dapat berwirausaha. Sementara itu, Bank BRI berperan memfasilitasi pembiayaan usaha KIOS WARGA melalui produk BRIGUNA KIOS WARGA dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI dengan persyaratan yang mudah dan ringan serta penyediaan sistem pembayarannya.
Sedangkan PT. JSS berperan sebagai distributor penyedia barang, mempersiapkan kios nya itu sendiri, baik secara fisik maupun mengisi produk – produk yang akan dipasarkan di KIOS WARGA tersebut.
“Bank BRI mendukung penuh program KIOS WARGA sebagai upaya pemberdayaan serta membantu mengembalikan daya tahan finansial para ASN baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun di masa pandemi ini,” ujar Catur.
Sementara itu, Dirut Taspen A.N.S Kosasih menyampaikan bahwa antusiasme ASN sangat tinggi dengan adanya program ini. ‘’Besarnya minat Pegawai ASN yang akan memasuki pensiun untuk berwirausaha. Kami akan terus melakukan pendampingan terhadap pemilik KIOS WARGA yang telah dan ada dan membuka calon wirausaha baru dari berbagai daerah di seluruh Indonesia’’ imbuhnya.
Saat ini terdapat 50 titik KIOS WARGA yang tersebar di seluruh Indonesia, dan akan terus bertambah seiring semakin bertambahnya peminat program KIOS WARGA tersebut. Bank BRI juga memberikan kesempatan bagi peserta KIOS WARGA untuk menjadi AGEN BRILink dengan konsep bagi hasil yang lebih menguntungkan sehingga menambah pendapatan. Selain itu, beberapa produk yang dijual di KIOS WARGA didukung oleh produk – produk unggulan UMKM binaan Bank BRI.
Baca Juga: Di Tengah Covid-19, BRI Optimistis Salurkan KUR sesuai Target Pemerintah
“Melalui produk dan layanan yang optimal dan berkualitas, Bank BRI berkomitmen untuk menjadi one stop financial services bagi Taspen dan ASN di seluruh Indonesia,” pungkas Catur.
Berita Terkait
-
Di Tengah Covid-19, BRI Optimistis Salurkan KUR sesuai Target Pemerintah
-
Hadapi New Normal, Bank BRI Beri Pelatihan Virtual Standardisasi Produk APD
-
Bank BRI telah Siapkan Strategi Hadapi The New Normal
-
Jadi Bank Kustodian, BRI Siap Sukseskan Program Tapera
-
BRIsyariah Ajak Pondok Pesantren Bertransaksi Syariah dari Hulu ke Hilir
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
Terkini
-
Pemerintah Gelontorkan Rp 911,16 Miliar buat Diskon Tarif Transportasi Lebaran 2026
-
Wamenkeu Juda Agung: Batas Defisit APBN 3 Persen Harga Mati
-
Ekonomi RI Tembus 5,39 Persen, Wamenkeu Juda Agung: Saya Belum Puas!
-
Moodys Geser Outlook ke Negatif, OJK: Perbankan Nasional Tetap Kokoh!
-
Sengketa Hotel Sultan: Jejak PT Indobuildco dan Kontroversi Dinasti Bisnis Sutowo
-
Harga Bitcoin Optimis Kembali ke Level USD 90.000 Usai Terperosok ke USD 61.000
-
IHSG Perkasa di Sesi I Naik 1,26%, 595 Saham Terbang
-
Bank Cirebon Bangkrut: Izin Dicabut, Pemkot Respon Sikap OJK dan LPS
-
Saham INET Diborong, Akumulasinya Capai Rp 110 Miliar
-
Harga Minyak Melemah di Tengah Ketegangan Selat Hormuz