Suara.com - Harga emas dunia turun tipis karena kekhawatiran atas gelombang kedua virus corona dan ekspektasi The Fed akan mempertahankan suku bunga rendah dalam waktu dekat, sementara penguatan dolar membatasi kenaikan.
Mengutip CNBC, emas di pasar spot sedikit turun menjadi 1.726,24 dolar AS per ounce. Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun tipis menjadi 1.735,60 dolar AS per ounce.
Suku bunga yang lebih rendah mengurangi opportunity cost untuk memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Indeks S&P 500 dan Dow Jones bergerak lebih tinggi dalam perdagangan karena harapan pemulihan cepat yang didorong penurunan virus corona terbebani kekhawatiran lonjakan kasus Covid-19 di enam negara bagian Amerika.
Sementara itu di China, Beijing membatalkan sejumlah penerbangan domestik, meningkatkan upaya untuk menahan penyebaran baru virus corona.
Logam lainnya, paladium turun 0,5 persen menjadi 1.922,78 dolar AS per ounce dan platinum melemah 0,3 persen menjadi 818,10 dolar AS per ounce, sedangkan perak naik 0,8 persen menjadi 17,53 dolar AS per ounce.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Nasib Kelas Menengah: Antara Geliat Ramadan 2026 dan Fondasi Ekonomi yang Keropos
-
Sudah Sentuh 4,7 Persen, Inflasi Gerus Margin Pengembang Properti
-
Kuasai 60 Persen Populasi, Gen Z dan Milenial Jadi 'Kunci' Masa Depan Asuransi Syariah
-
ICE Suntik OKX USD 25 Miliar, Siap Boyong Saham NYSE ke Blockchain
-
Bukan Sekadar Bisnis, Hilirisasi Tambang Itu Amanah dan Bentuk Syukur
-
Mayoritas Pekerja RI Tak Punya Slip Gaji, Mimpi Punya Rumah Masih Jadi Barang Mewah?
-
BPJS Ketenagakerjaan dan DJP Jakarta Barat Perkuat Kolaborasi Pengawasan Pajak dan Iuran Perusahaan
-
Cadangan Devisa Mengkerut untuk Stabilkan Rupiah
-
Harga Minyak Masih Tinggi, Brent dan WTI Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah
-
Harga Dolar AS Dijual Rp17,000 di Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA