Suara.com - Digital Entertainment Asset Pte. Ltd (DEA Projects) perusahaan platform game dan hiburan asal Singapura yang didirikan oleh orang-orang Jepang memperluas pasarnya di Indonesia.
DEA Projects menggunakan sistem blockchain di platform game-nya. DEA Projects menggunakan aset kripto DEAPCoin (DEP) sebagai alat pembayaran di platform game tersebut.
Aset kripto tersebut sudah listing di Indodax, Indonesia startup bitcoin and crypto exchanges. Mereka listing di Indodax pada pekan lalu.
Founder and CEO DEA Projects Naohito Yoshida mengatakan, mereka mengincar gamer di Indonesia mengingat banyaknya pengguna dari Indonesia. Mereka memiliki komunitas di telegram dimana pemain Indonesia paling mendominasi.
“Kami ingin memperluas presensi global dengan menjadikan JobTribes.io sebagai e-sports tahun ini dan memiliki kompetisi di antara para pemain ketika kami mengembangkan PvP pada bulan Oktober. Kami memiliki sebagian besar pemain game dari Indonesia dengan komunitas paling aktif,” kata Naohito Yoshida dalam keterangannya, Senin (13/7/2020).
Menurutnya, tingginya permintaan dari Indonesia dan negara lain karena situasi COVID-19. Hal ini juga membuat DEA Projects yakin dengan prospek industri game ke depan, khususnya game mobile. Orang-orang berhenti beraktifitas dan lebih memilih untuk tetap di rumah. Banyak orang yang menghabiskan waktunya untuk bermain game.
“Karena situasi global COVID-19, telah terjadi pertumbuhan ekonomi yang sangat besar di dalam industri game mobile karena banyak yang harus tinggal di rumah. Game ini sangat cocok dengan konsep untuk orang-orang yang menikmati permainan di waktu luang mereka dan mendapatkan hadiah saat bermain,” kata Naohito Yoshida.
Naohito Yoshida mengatakan, DEAPCoin (DEP) juga bisa digunakan sebagai sebagai aset kripto. DEAProjects semakin mengembangkan industrinya di Indonesia dan berbagai negara akan membuat harga DEAPCoin juga ikut meningkat.
“Permintaan DEAPCoin akan meningkat. Karena kami memberikan permainan gratis dimana akan banyak orang yang akan mencoba bermain. Kami ingin menambah lebih banyak pengguna untuk menikmati hiburan gratis,” jelasnya.
Baca Juga: Viral di Tiktok, Aset Kripto Dogecoin Naik 100 Persen
Selain menghadirkan gamenya di E-sport, DEA Projects juga akan menjadikan platform gamenya sebagai sebuah pekerjaan.
“Kami ingin menambah lebih banyak pengguna untuk menikmati hiburan gratis kami hanya dengan mendaftarkan akun dan ikut serta dalam konsep “Playmining” Earn and Play dan menjadikan game sebagai salah satu pekerjaan,” kata Naohito.
Sementara itu, CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan, Indodax memberikan apresiasi atas kerja sama dari DEA Projects. Aset kripto DEP merupakan aset kripto yang berbasis game, dimana industri ini sedang berkembang di Indonesia dan hampir seluruh dunia.
“Dengan listingnya DEP di Indodax tentu menambah instrumen aset kripto yang ada di Indodax market. DEP merupakan aset kripto yang berbasis game dimana industri ini akan terus berkembang,” katanya.
Dia mengatakan, dengan bergabungnya DEP memberikan animo kepada gamer Indonesia yang berprestasi di E-Sport. Ditambah lagi, game Jobtribes.io dari DEA Projects merupakan game yang berbasis blockchain.
“Kita berharap dengan kerja sama ini bisa membantu menyemarakkan dan menambah gairah industri game di Indonesia yang sering mendapatkan prestasi internasional. Selain itu, kita juga berharap industri blokchain di tanah air juga terus berkembang,” tutup Oscar Darmawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Profil PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) dan Pemilik Sahamnya
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Rp68.781, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Ikut Naik
-
Bos Unilever (UNVR) Indonesia Lapor, Laba Bersih Tembus Rp7,6 Triliun di 2025
-
Rupiah Keok, Dolar AS Naik ke Level Rp16.818
-
Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.947.000/Gram
-
Momentum Ramadan, Begini Cara Bikin QRIS GoPay untuk Pedagang Takjil
-
IHSG Bergerak 2 Arah di Kamis Pagi, Betah di Level 8.000
-
Pasar Modal Mau Diawasi Ketat Sama Prabowo, Bos BEI: Kami Dapat Dukungan
-
Daftar Emiten RI yang Turun Kasta Versi MSCI
-
Klarifikasi OJK soal 4 Surat dari MSCI Diabaikan: Kami Baru Dengar!