Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menghadiri rapat kerja dengan Komisi V DPR di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta.
Dalam rapat kerja tersebut, Menhub Budi Karya Sumadi memamerkan hasil pemeriksaaan laporan keuangan Kementerian Perhubungan tahun 2019 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang mendapat opini WTP atau Wajar Tanpa Pengecualian.
Raihan opini ini, merupakan yang ketujuh kalinya didapat oleh Kementerian Perhubungan.
"Kami sampaikan bahwa Kementerian Perhubungan pada Tahun 2019 memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dan Ini merupakan pencapaian predikat opini WTP yang ke tujuh secara berturut-turut dari tahun 2013," ujar Menhub, Rabu (15/7/2020).
Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) ini memaparkan, dari hasil pemeriksaan itu penggunaan anggaran Kemenhub pada 2019 sebesar 76,1 persen.
Capaian ini lebih tinggi 1,8 persen dibanding rata-rata nasional yang sebesar 74,3 persen.
"Tentu capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan kinerja di masa yang akan datang," ucap Menhub.
Kendati begitu, Menhub mengaku, meski mendapat opini WTP, Kemenhub mendapat temuan yang tak bisa dilanjutkan, yang diantaranya, pertama Rekomendasi BPK dengan status Belum Tindak Lanjut pada Semester I sebanyak 59 dan pada Semester 2 sebanyak 36 atau berkurang 23.
Nilai rekomendasi pada Semester I sebesar Rp 27,26 miliar dan pada Semester II sebesar Rp 684,06 miliar atau terdapat penambahan nilai sebesar Rp 656,8 miliar.
Baca Juga: Menhub Usul SIKM Dihapus karena Dinilai Percuma
Kedua Rekomendasi dengan status Tidak Dapat Ditindaklanjuti (TDTL), terdapat 4 rekomendasi dengan nilai Rp 10 miliar dan dan 10,64 ribu dolar AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
XRP Tertekan di Bawah 2 Dolar AS, Harga Bakal Makin Turun?
-
Catat Waktunya! Emas Antam Bisa Tembus Rp 3 Juta/Gram Pekan Ini
-
Kemenperin Akan Guyur Dana Rp 318 Miliar untuk Pulihkan IKM Terdampak Banjir Sumatera
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Kekeringan Landa Padang, Kementerian PU Respon Cepat Krisis Air di Padang
-
PPRO Dorong Transformasi Bisnis Lewat Pendekatan Berbasis Pengalaman Konsumen
-
Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Akui Sentimen Pasar Negatif
-
Jadi Kandidat Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Usung Penguatan Sistem Pembayaran
-
Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI
-
Nilai Tukar Rupiah Masih Ungguli Dolar AS, Ditutup ke Level Rp 16.782/USD