Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kolaborasi dengan maskapai PT Pelita Air Service (Pelita Air) guna memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor penerbangan, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas dan pelaksanaan tugas pegawai Kemnaker di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, saat menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama antara Kemnaker dan Pelita Air di Jakarta, Kamis, (12/3/2026).
Cris menjelaskan bahwa Kemnaker memiliki Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Karena itu, kerja sama ini diharapkan dapat mendukung kelancaran operasional dan mobilitas pegawai Kemnaker dalam menjalankan tugas serta fungsinya.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Pelita Air Service atas komitmen dan keterbukaannya dalam menjalin kolaborasi dengan Kemnaker. Kerja sama ini merupakan langkah positif dalam memperkuat sinergi antara sektor pemerintah dan dunia usaha, khususnya dalam mendukung tugas dan fungsi kementerian yang dinamis," ujar Cris.
Selain untuk mendukung operasional, Cris menuturkan bahwa kerja sama tersebut juga mencakup implementasi aspek ketenagakerjaan, termasuk integrasi dalam penyiapan dan pengembangan SDM di industri penerbangan.
Ia menambahkan, Kemnaker memiliki sejumlah Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang dapat dimanfaatkan untuk menyiapkan tenaga kerja di sektor penerbangan sesuai kebutuhan industri.
"Kami memiliki sejumlah Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP). Harapannya kerja sama ini membuka ruang untuk penyiapan SDM penerbangan. Jadi SDM seperti apa yang Pelita Air butuhkan, maka kami yang menyediakan melalui BPVP," katanya.
Cris juga menjelaskan bahwa Pelita Air nantinya dapat memproyeksikan kebutuhan tenaga kerja, baik dari segi jumlah maupun spesifikasi keterampilan, sehingga BPVP atau BLK dapat menyiapkannya secara lebih terarah.
Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan membuka kesempatan bagi lulusan BPVP/BLK untuk terserap di industri penerbangan.
"Kami juga punya unit Pusat Pasar Kerja dan sistem KarirHub. Nanti kami harapkan Pelita Air dapat membuka rekrutmen melalui sistem KarirHub," jelasnya.
Baca Juga: Kemenhub: Pilot Pesawat Kargo BBM Pelita Air Meninggal Dunia
Lebih lanjut, kerja sama ini turut mencakup pembinaan hubungan industrial serta pengawasan terhadap penerapan norma ketenagakerjaan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat dan kondusif di industri penerbangan sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan.
"Kami berharap kerja sama ini berjalan produktif dan menjadi contoh implementasi kerja sama yang saling menguntungkan antara pemerintah dan industri penerbangan di sektor lain," pungkasnya.***
Berita Terkait
-
Kapan WFA Lebaran 2026 untuk Pekerja Swasta? Ini Jadwalnya Menurut Surat Edaran Kemnaker
-
Link Download Surat Edaran WFA Lebaran 2026 dari Kemnaker, Ini Isi dan Ketentuannya
-
Sinergi Kemnaker-Kejati Sumut, Kerja Sosial Didorong Beri Manfaat Keterampilan
-
Perusahaan Terlambat Bayar THR? Begini Solusinya Menurut Aturan Resmi Kemnaker
-
Ratusan Buruh Terhempas Badai PHK, Jabar dan Sumsel Paling Merana
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Bumi Resources Luncurkan Logo Baru, Tandai Babak Baru Transformasi Perseroan
-
Bebas Pajak! Segini THR yang Dikantongi Menkeu Purbaya Tahun 2026
-
Bank Rakyat Indonesia Gelar BRI Imlek Prosperity 2026, Pererat Relasi dengan Nasabah Top Tier
-
Harga Emas Antam Jatuh, 1 Gram Dibanderol Rp 3.021.000/Gram
-
Harga Bitcoin Akhirnya Kembali ke Level US$ 70.000, Siap Menguat saat Perang?
-
Tekad Bos MMSGI Perkuat Kualitas SDM RI
-
Jelang THR Cair, Waspada! Penipuan Digital Mengintai Lewat Link Palsu
-
Rupiah Masih Tertekan, Dolar AS Mulai Naik ke Level Rp16.910
-
Apakah Halal Investasi Aset Kripto? Begini Kata Fatwa Muhammadiyah
-
KB Bank Rombak Komisaris dan Direksi, Ini Susunan Barunya