Suara.com - Bank Dunia menyebut wabah virus corona atau Covid-19 telah membawa perekonomian global menuju resesi yang lebih parah sejak Perang Dunia II.
Hal tersebut dikatakan Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen dalam acara 'Indonesia Economic Prospect' yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (16/7/2020).
"Resesi Global terparah sejak perang dunia II dan hampir 3 kali lebih tajam dari pada Resesi Global di tahun 2009, baik negara maju negara emerging dan juga negara berkembang semuanya terdampak," kata Satu.
Satu menerangkan, bahwa ekonomi global pada tahun ini akan masuk jurang yang paling dalam akibat wabah yang bermula dari Kota Wuhan, China tersebut. Dari perhitungannya ekonomi global akan mengalami kontraksi sebesar 5,2 persen.
Untuk wilayah Asia dan wilayah pasifik diproyeksikan pertumbuhan ekonomi akan minus hingga 6 persen. Hal itu karena dia melihat sebagian besar negara harus melaksanakan lockdown untuk bisa mengontrol pandemi.
"Tergantung pada penata laksana waktu, namun ini tentu mempengaruhi tingkat PDB negara tersebut," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Trump Bakal Pecat Jerome Powell dari Bos The Fed
-
Harga Pangan Hari Ini Naik Tajam, Cabai Tembus Rp101 Ribu, Telur dan Beras Ikut Merangkak
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya
-
Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
-
Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi
-
Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI
-
Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja
-
Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia