Suara.com - Sebanyak tiga orang di lingkungan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian positif terinfeksi virus corona Covid-19, gedung langsung disterilisasi dengan disinfektan.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso yang menyebut bahwa tiga orang tersebut merupakan satu pegawai negeri sipil, satu supir, dan satu office boy, mereka terdeteksi positif pada Jumat (24/7/2020).
"Hari Jumat sore kemarin kami mendapat info hasil swab-test salah satu pegawai Kemenko Perekonomian yang positif," kata Susiwijono kepada Suara.com, Minggu (26/7/2020).
Hasil positif itu didapatkan dari rapid test antibodi rutin yang dilakukan Kemenko Perekonomian setiap 3 minggu sekali, ada beberapa pegawai yang reaktif ditemukan reaktif dan ternyata ditemukan satu PNS positif Covid-19 saat pemeriksaan lanjutan swab test PCR.
"Dari hasil swab-test tersebut, diketahui ada satu ASN Kemenko yang positif, sehingga langsung dilakukan isolasi mandiri. Kemudian berdasar hasil tracing maka semua pejabat dan pegawai yang kontak dengan yang bersangkutan juga dilakukan swab-test," jelasnya.
Susiwijono menyebut satu PNS tersebut juga sudah melaporkan diri ke Satgas Covid-19 di sekitar rumahnya untuk dipantau selama masa isolasi mandiri.
Sementara OB dan Supir Kemenko Perekonomian terdeteksi positif Covid-19 saat mereka melakukan pemeriksaan swab test secara mandir dan kini dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta Pusat.
"Ada juga OB/Office Boy dan Driver, di mana OB ini dua minggu lalu oleh pimpinan unit nya di Kemenko inisiatif dilakukan swab-test sendiri dan hasilnya positif, sehingga saat itu juga langsung inisiatif sendiri isolasi di Wisma Atlit. Infonya kemarin sudah sembuh (pindah kamar), tinggal menunggu hasil swab-test terakhir hari ini," jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, Kemenko Perekonomian langsung melakukan sterilisasi kantor yang terletak di Jalan Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat dengan disinfektan dan sinar UV.
Baca Juga: Ahli Sebut Semprotan Disinfektan Lebih Efektif Lawan Virus Corona Covid-19
"Sejak kemarin sedang dilakukan penyemprotan disinfektan dan penyinaran UV untuk semua ruangan di Gedung Kemenko lantai 1 sampai dengan 6. Kami targetkan akan diselesaikan Minggu malam ini, perlu 3 hari karena selain penyemprotan disinfektan, juga dilakukan UV untuk seluruh ruangan di Gedung Kemenko," ucapnya.
Selain itu, Kemenko Perekonomian juga langsung menginstruksikan pegawainya untuk bekerja dari rumah atau work from home.
"Nantinya hanya saya (Sesmenko) dan beberapa pejabat atau pegawai di Sekretariat Kemenko yang tetap akan WFO (Work From Office? untuk mendampingi kegiatan Pak Menko, dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat," pungkas Susiwijono.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor