Suara.com - Pihak PT TransJakarta mengambil tindakan lebih lanjut atas adanya kejadian seorang pria yang tewas di halte Slipi Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2020) sore. Untuk mencegah penyebaran virus corona, halte tersebut langsung disemprot disinfektan.
Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas Nadia Diposanjoyo mengatakan pihaknya juga sudah menutup sementara halte tersebut. Petugas langsung menyemprotkan cairan pembunuh virus itu setelah kejadian.
"Halte Slipi petamburan saat ini ditutup untuk dilakukan penyemprotan disinfektan," ujar Nadia dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara.com, Selasa (21/7/2020).
Penyemprotan desinfektan ini merupakan bagian dari sterilisasi halte untuk mencegah adanya virus corona Covid-19. Setelah prosesnya selesai, halte akan dibuka kembali.
"Akan dibuka kembali setelah penanganan secara keseluruhan selesai," pungkasnya.
Pihak TransJakarta juga disebutnya sudah menyerahkan pria itu kepada Dinkes. Mengenai penyebab kematiannya, Nadia tak memberikan keterangan lebih rinci.
"Jenazah dalam proses penanganan oleh pihak Dinkes untuk ditangani lebih lanjut," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pria Tewas Mendadak di Halte Slipi, Begini Kronologi Versi TransJakarta
-
Pria Tewas Mendadak di Halte TransJakarta Slipi, Sempat Pingsan saat Jalan
-
Geger Pria Tewas di Halte TransJakarta Slipi, Operasional Dihentikan
-
Aksi Manusia Covid-19 di Halte Transjakarta
-
Ada Aksi di Gedung DPR, TransJakarta Lakukan Rekayasa Layanan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali