Indodax siap berkomitmen sebagai pionir yang terus giat mengedukasi masyarakat mengenai penerapan blockchain di Indonesia, seperti apa yang mereka lakukan selama beberapa tahun terakhir.
“Bahkan, edukasi dan sosialisasi mengenai blockchain akan terus kita lakukan untuk keberlangsungan blockchain dan meningkatkan pemahaman masyarakat. Sehingga pemahaman orang-orang semakin meningkat,” kata Oscar Darmawan.
Sementara itu, Roberto Capodieci CEO Blockchain Zoo mengatakan, Blockchain Zoo terdiri dari beberapa pakar top dunia tentang sistem dan blockchain yang terdesentralisasi.
Dengan pengalaman bertahun-tahun dalam mengimplementasikan solusi blockchain khusus agar sesuai dengan model bisnis tertentu, dan berkonsultasi dengan para stake holder di seluruh dunia.
“Kami telah membangun pengetahuan mendalam tentang berbagai teknologi blockchain dan yang paling penting pendekatan tentang bagaimana menerapkan teknologi blockchain ke berbagai model bisnis para pelaku yang membutuhkan,” katanya.
CTO Blockchain Zoo Barton Johnston menambahkan, Indodax merupakan perusahaan blockchain ternama di Indonesia dan dikenal oleh seluruh dunia. Blockchain Zoo selama ini melihat Indodax memiliki hubungan positif dengan regulator Indonesia dan memiliki garapan bisnis besar.
“Kami sangat senang atas kesempatan untuk bekerja dengan Indodax, sebagai salah satu pertukaran mata uang kripto paling dihormati di dunia. Keahlian yang kami tawarkan di blockchain juga berada di antara kelas atas di dunia. Jadi, kami berpikir bahwa Blockchain Zoo dan Indodax sangat cocok untuk berkontribusi pada kualitas layanan dan reputasi publik satu sama lain,” katanya.
Indodax sendiri membuat jalur komunikasi khusus sehubungan pembuatan infrastruktur blockchain di Indonesia ini melalui portal Blockchain Indonesia (Blockchain.co.id).
Website ini ditujukan bagi perusahaan yang tertarik untuk mengembangkan solusi blockchain bagi korporasinya di Indonesia.
Baca Juga: Harga Bitcoin Sudah Tembus Rp 162 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik