Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebutkan, biaya produksi vaksin covid-19 di PT Bio Farma (Persero) sebanyak 150 juta dosis tambahan membutuhkan dana sekitar Rp 1,3 triliun.
Menurut Erick Thohir, sebenarnya kapasitas produksi PT Bio Farma pada vaksin covid-19 hanya 100 juta dosis.
Namun karena penyebaran covid-19 makin merebak, maka mendesak harus dilakukan penambahan produksi vaksin tersebut.
"Kapasitas 100 juta engga cukup, tambah lagi 150 juta. Insha Allah Desember ini Bio Farma bisa produksi 250 juta per tahun. Paling tidak cukup, ada cost membangun 150 juta tambahan itu Rp 1,3 triliun, apakah kita mikir balik? Ga dulu keselamatan dulu," ujar Erick Thohir, ditulis Sabtu (8/8/2020).
Mantan Bos Klub Inter Milan ini memastikan, kepada berbagai pihak agar tak khawatir terkait vaksin yang diproduksi oleh Bio Farma.
Sebab, terang Erick, Bio Farma telah berpengalaman dalam pembuatan vaksin, bahkan pangsa pasar vaksin polio di dunia diproduksi oleh Bio Farma.
"Ternyata Bio Farma itu dari 1890 produksi vaksin. Ternyata bisa produksi 15 vaksin. Ternyata 75 persen market dari vaksin polio Bio Farma," jelas dia.
Kendati begitu, Erick menilai, jumlah produksi vaksin tersebut masih mencukupi kebutuhan masyrakat Indonesia yang mencapai 320 juta jiwa.
Akan tetapi, tambah Erick, pemerintah bisa memanfaatkan perusahaan swasta Indonesia yang kini tengah mengembangkan vaksin covid-19.
Baca Juga: Buat Vaksin hingga Imunisasi Corona, Pemerintah Butuh 4,5 Miliar Dolar
"Karena itu kita menjanjikan 250 juta ini Desember, pondasi dasar kalau harus produksi 100 - 190 dosis, dua kali imunisasi berarti 230 juta sampai 380 juta. Kita sudah bisa 250 jt. Sisanya? Kan ada Kalbe Farma ada Sanbe mereka bisa produksi juga," imbuh Erick.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I
-
BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan
-
Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi
-
Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi
-
Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%
-
Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring
-
Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi