“Tugas kedua, kami dipaksa untuk memiliki protokol baru, yaitu apa yang disebut dengan newnormal. Ketiga, kami berusaha mendukung pemulihan ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja,utamanya adalah melalui padat karya,” jelas Hedi.
Salah satu dampak pandemi Covid-19 adalah stagnannya kegiatan ekonomi, terutama di kota-kota besar, yang disebut sebagai epicentrumnya. Menurut Hedi, selama ini, yang berinteraksidengan cepat adalah masyarakat di kota besar.
Epicentrum di kota-kota besar ini kemudian mengalami pembatasan, misalnya melaluiPembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sehingga ekonomi di kota berhenti.
“Hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di negara-negara lain. Di sinilah kitameyaksikan hilangnya kesempatan kerja di perkotaan, sehingga menimbulkan pengangguran,” jelasnya.
Kedua, danya eksodus dari kota besar kembali ke kampung halaman, karena ketiadaanpekerjaan. Akhirnya pengangguran terjadi secara parsial, dan tidak hanya tumbuh di kota besar, tetapi juga tumbuh di pedesaan.
“Ketiga, kita juga melihat adanya eksodus dari pusat-pusat migran Indonesia, karena kegiatanekonomi juga berhenti, dan terjadi potensi pengangguran. Di sinilah Bina Marga kemudianmencoba menciptakan lapangan kerja melalui Padat Karya,” ujar Hedi.
Berita Terkait
-
Konsorsium Riset dan Inovasi Tegaskan Obat Covid-19 Belum Ada
-
Virus Corona Bermutasi Jadi Lebih Menular, Ilmuwan: Kabar Baik
-
Tes Covid-19 Lewat Saliva Kolaburasi Ilmuwan dan NBA, Murah dan Mudah!
-
Viral Konser Berkonsep Social Distancing di Inggris, Begini Wujudnya!
-
Tak Perlu Marah, Ini Cara Ingatkan Orang Untuk Pakai Masker
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026