Suara.com - Selama pandemi ini, sebagian dari kita harus #DirumahAja demi menekan angka penularan Covid-19. Beraktivitas di rumah sendiri tentunya terasa nyaman, tetapi bagaimana kalau rumah bocor dan rembes? Tentu jadi tidak nyaman bukan? Menyikapi iklim di Indonesia yang akan memasuki musim penghujan, harus diwaspai karena hujan bisa menembus bagian-bagian rumah yang belum terlindungi.
Retak kecil sekalipun bila dibiarkan akan menjadi jalan air mengalir dan bisa berakibat fatal mulai dari rembes hingga bocor.
Tanda-tanda rumah yang mulai rembes bisa dilihat dari adanya retakan, mulanya retak rambut dan bisa saja retakannya melebar.
Timbul blister atau gelembung-gelembung udara di bawah lapisan cat yang dapat menyebabkan lapisan cat mengelupas.
Hingga bagian cat dalam rumah yang berubah warna, biasanya menjadi noda berwarna kuning di dinding dalam rumah atau di plafon. Bila dibiarkan jangka panjang akan diikuti pertumbuhan jamur dan lumut.
Bagian-bagian rumah yang rawan mengalami bocor dan rembes adalah atap dan dinding. Bila hal ini terjadi di rumah Anda, jangan panik dan pertama-tama lakukan pengecekan.
Apakah dinding rumah Anda rembes karena hal-hal yang disebutkan diatas, atau titik bocor dan rembesnya tidak terlihat karena satu dinding dengan tetangga? Selain itu, bocor di rumah Anda bisa berasal dari sudut atap beton akibat genangan air.
Setelah melakukan pengecekan sumber rembes dan bocor, tangani juga dengan waterproofing/cat pelapis anti bocor yang tepat.
Aquaproof merupakan 100% produk Indonesia yang dibuat menyesuaikan kondisi iklim Indonesia. Aquaproof kini menghadirkan juga Aquaproof Pro. Anda tidak perlu bingung memilih yang mana, keduanya dapat sekaligus digunakan melindungi rumah sesuai fungsinya.
Baca Juga: Masuk Musim Hujan, Ini Area Rumah yang Harus Diperhatikan
Aquaproof yang tersedia dalam 24 varian warna berfungsi optimal menahan air dengan diaplikasikan pada bidang yang terlewati air seperti dinding luar rumah, wuwungan, atau atap asbes.
Sedangkan cat pelapis anti bocor yang tepat untuk atap beton yang rawan genangan air adalah Aquaproof Pro.
Aquaproof Pro dengan inovasi akrilat poliuretan memiliki sifat waterponding resistant / ketahanan genangan air yang sangat baik. Anda dapat memilih Aquaproof Pro warna Abu Pro atau putih untuk atap beton minimalis.
Aplikasi Aquaproof maupun Aquaproof Pro sangat mudah, bisa menggunakan kuas, roll maupun airless spray untuk bidang yang luas. Aquaproof dan Aquaproof Pro sama-sama memiliki daya sebar 1 kg untuk 1 m2 tanpa dicampur air, dengan pilihan ukuran kemasan yaitu 4 kg atau 20 kg tergantung luas area bidang rumah Anda. Tambahan juga pilihan ukuran kemasan 1 kg khusus untuk Aquaproof.
Sebelum melapisi waterproofing Aquaproof atau Aquaproof Pro, disarankan dapat menggunakan primer campuran Super Cement dan semen dengan perbandingan volume 1:14.
Pada bagian sudutan atau bagian yang rawan retakan dapat diperkuat menggunakan Aquaproof Polyester Mesh.
Sekarang pun mencari properti impian cukup #CariRumahDariRumah dengan mengunjungi Mandiri Festival Properti Indonesia Online yang diselenggarakan hingga tanggal 10 Oktober 2020 dengan berbagai penawaran menarik.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek