Suara.com - Pupuk Kaltim meraih penghargaan Best of The Best Nusantara CSR Awards 2020, atau Pendekar Penanganan corona untuk 11 program pemberdayaan ekonomi dan peningkatan mutu pendidikan masyarakat, disamping peran serta CSR perusahaan dalam penanganan Covid-19 secara masif dan optimal.
Penghargaan diterima oleh Pupuk Kaltim dalam ajang Penganugerahan Nusantara CSR Awards 2020 yang diselenggarakan oleh The La Tofi School of CSR, di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.
Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi mengatakan, bahwa Pupuk Kaltim memiliki komitmen tinggi dalam pengelolaan CSR perusahaan, hingga memberi dampak signifikan bagi masyarakat.
Tak hanya dilaksanakan secara internal di lingkungan perusahaan saja, bantuan penanganan Covid-19 juga dilaksanakan di lingkup eksternal dengan menjangkau seluruh Kawasan Kota Bontang, serta berbagai daerah di tingkat nasional, seperti Ambon, Nusa Tenggara Barat, Makassar, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara dan wilayah lain di Sulawesi Selatan.
"Pengelolaan CSR untuk pemberdayaan masyarakat dan peningkatan mutu pendidikan, dikembangkan Pupuk Kaltim dengan berbagai program penanganan dan antisipasi Covid-19 secara merata dan bertahap yang menyasar seluruh kalangan," terang Rahmad Pribadi dalam keterangannya, Jumat (23/10/2020).
Penghargaan ini menjadi motivasi bagi insan perusahaan, untuk memacu kinerja dan memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat, khususnya target program tanggap darurat pencegahan dan penanganan Covid-19, yang dikembangkan guna mendukung pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.
Salah satunya pelatihan dan pendampingan pengendalian Covid-19 untuk 40 karyawan PHK di Kota Bontang, bekerjasama dengan Suvi Training sebagai LPK Binaan Pupuk Kaltim, dengan fokus pembukaan usaha kuliner serta pelatihan yang disesuaikan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Kemudian program Guntung Sport Tourism, dengan fokus utama pemberdayaan masyarakat yang bertumpu pada eksistensi akar budaya lokal, pengembangan potensi wisata terintegrasi, hingga pengembangan potensi wilayah berbasis komunitas dan pelibatan masyarakat secara luas.
Targetnya, Guntung sebagai kawasan terdekat Perusahaan mampu menjadi alternatif wisata, berbalut daya pikat olahraga yang mengedepankan penguatan eksistensi dan pengenalan budaya lokal Kutai kepada masyarakat.
Baca Juga: Dirut Pupuk Kaltim Optimis Pertanian Gorontalo Lebih Produktif
Begitu pula target Ecommerse Based On Entreupreneurship Society (Espresso), menjadi wadah perluasan jaringan pemasaran melalui platform jual beli praktis dan memiliki kemudahan akses bagi UMKM Binaan Pupuk Kaltim.
"Seluruh program tersebut diharap dapat menggerakkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan di seluruh sektor, sebagai upaya pemulihan dari dampak Covid-19," papar Rahmad Pribadi.
Rahmad Pribadi optimis seluruh program mampu berjalan optimal dan berkesinambungan, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas lingkungan dan tingkat kesejahteraan masyarakat di sekitar Perusahaan, sebagai pemulihan dampak Covid-19 di berbagai sektor.
"Seluruh upaya strategis dilaksanakan Pupuk Kaltim secara bertahap dan berkesinambungan, sebagai wujud kontribusi Perusahaan dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia," pungkas Rahmad Pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global
-
Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto
-
Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026
-
Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar
-
Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?
-
Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun
-
Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata