Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg ternyata saling curhat soal penanganan pandemi virus corona atau Covid-19.
Dalam acara 'Kerjasama Ekonomi antara Indonesia dan Australia dalam Menanggulangi Pandemi Covid-19' yang dilakukan secara virtual, Kamis (12/11/2020). Sri Mulyani mengatakan pandemi ini menjadi tantangan yang luar biasa bagi para Menteri Keuangan di dunia.
"Kita semua tahu dan memahami, bahwa pandemi Covid-19 memberikan ujian yang sangat luar biasa dan menantang bagi kita berdua sebagai Menteri Keuangan," kata Sri Mulyani.
Bahkan kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini tak jarang banyak di antara para Menteri Keuangan negara lain bertukar pikiran bagaimana cara mereka menghadapi masalah pandemi ini. Termasuk juga kepada Menkeu Australia.
"Kita berdua secara bersama-sama selalu bertukar pikiran bagaimana kita menghadapi ini di negara masing-masing. Kita coba memformulasi bagaimana sih bentuk fiskal terutama di saat situasinya yang menekan ini," ucap Sri Mulyani.
Sri Mulyani mengakui situasi ini tidak mudah bagaimana meracik instrumen fiskal yang baik, dimana hampir semua sektor mengalami pelemahan yang luar biasa akibat pandemi.
"Kita tahu instrumen fiskal sekarang menjadi salah satu instrumen kebijakan yang sangat penting, saat orang-orang terdampak Covid-19 baik untuk sektor kesehatan, ekonomi dan sosial," katanya.
"Jadi semuanya bagian dari society ini terdampak Covid-19 dan ini peran fiskal policy bersama dengan instrumen moneter sangat kritikal saat masa-masa sulit ini," tambahnya.
Sehingga kata dia dalam konteks ini pertemanan dan rekanan dengan negara Australia sangat baik.
Baca Juga: Sri Mulyani: Pandemi Ajarkan Banyak Negara Belajar Reformasi Anggaran
"Bagi saya personal Josh karena kita tahu banyak Menkeu menghadapi situasi ini dan kita butuh membagikan pengalaman kita dan situasi supaya kita merasakan bahwa kita tidak sendiri," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat