Suara.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), melalui lembaga program Zakat Community Development (ZCD) menginisiasi objek wisata Puncak Tempurung Garden, atau kerap disebut warga setempat sebagai "Bukit Tempurung". Lokasi ini berada di Desa Lubuk Bangkar, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jambi, dan masuk dalam 10 nominasi dataran tinggi terpopuler di ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020.
Baznas menginisiasi wisata Puncak Tempurung Garden ini, agar menarik semangat warga setempat agar bangkit memajukan daerahnya melalui berbagai program pemberdayaan desa, salah satunya dengan pengembangan kawasan wisata.
Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas RI, Irfan Syauqi Beik, mengatakan, basis pemberdayaan Baznas di Desa Lubuk Bangkar adalah bidang pertanian, peternakan, perkebunan karet hingga kopi. Namun seiring berjalannya program, tercetus ide untuk mengembangkan potensi alam di daerah tersebut.
“Keindahan pesona alamnya yang memikat, dengan landscape jajaran bukit kebun kopi berpadu dan embusan udara yang sejuk, menjadi potensi alam terpendam yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh warga Lubuk Bangkar sebagai komoditas yang bernilai ekonomi. Dengan memanfaatkan dana zakat, infak dan sedekah yang ditunaikan masyarakat, Baznas siap mendukung program ini demi peningkatan kesejahteraan warga di sana,” ujar Irfan dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (26/11/2020).
Masuknya Wisata Puncak Tempurung Garden dalam nominasi API Awards 2020 ini, lanjut Irfan, menjadi bukti kerja keras dan sinergi yang baik antara Program Baznas dan warga Desa Lubuk Bangkar.
“Dengan kerja sama Baznas dan warga Lubuk Bangkar lewat pengelolaan, penataan kawasan wisata yang baik. Wisata Puncak Tempurung Garden menjelma menjadi tempat wisata favorit warga Kabupaten Sarolangun. Semoga Wisata Puncak Tempurung Garden terpilih menjadi dataran tinggi terpopuler di API Awards 2020 nanti,” ujarnya.
Sebelumnya, Desa Lubuk Bangkar, Batang Asai, Sarolangun, hanyalah sebuah desa kecil yang belum mendapatkan aliran listrik dan bahkan masuk kategori desa tertinggal. Pada tahun 2018, BaznasS hadir melakukan pemberdayaan desa dengan berbagai program, seperti pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hidro (PLTMH) hasil kerja sama dengan organisasi PBB untuk pembangunan dunia (UNDP).
Selain itu juga terdapat program peningkatan ekonomi warga Lubuk Bangkar, dengan memaksimalkan potensi sumber daya alam setempat, diantaranya pemberdayaan usaha olahan kopi, usaha keripik pisang, usaha kue, usaha menjahit, usaha kerajinan anyaman, budidaya pertanian sayur, budidaya ikan dan peternakan domba.
Berdasarkan informasi dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sarolangun, pada 30 Oktober 2020, Wisata Puncak Tempurung Garden masih berada diposisi ke-4 dari 10 nominasi dataran tinggi terpopuler di ajang API Awards 2020.
Baca Juga: Komitmen pada Anti Suap, Baznas Terima Sertifikasi Manajemen Anti Penyuapan
Sebelum ditutup pada 31 Desember 2020, mari kita berikan dukungan yang terbaik untuk Wisata Puncak Tempurung Garden agar terpilih menjadi dataran tinggi terpopuler diAPI Awards 2020, yakni dengan cara:
1. Mengirimkan SMS dengan ketik: API 10i kirim ke nomor 99386
2. Buka channel #APIaward di Youtube, pilih video Puncak Tempurung Garden lalu subscribe dan like videonya. Subscribe dan like https://www.youtube.com/watch?v=fcbI2-MYimI
3. Follow instagram @APIaward, pilih foto Puncak Tempurung Garden lalu dan like foto tersebut. Klik dan like https://www.instagram.com/p/CDV2xVGAud_/
Berita Terkait
-
JNE dan Baznas Salurkan 1.000 Quran ke Jabodetabek hingga Jawa Tengah
-
Dompet Dhuafa dan Baznas Apresiasi Para Pendidik di Hari Guru Nasional
-
Komitmen pada Anti Suap, Baznas Terima Sertifikasi Manajemen Anti Penyuapan
-
Kementan Apresiasi Dukungan Baznas Tingkatkan Kesejahteraan Peternak
-
Baznas Raih Penghargaan Lembaga Pengurang Risiko Bencana dari BNPB
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
-
Pelindo Ganti Jajaran Direksi, Mantan Bos Pertamina Jadi Dirut
-
HIPMI Jaya dan Jabar Targetkan Perputaran Uang Rp500 Miliar
-
Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati