Suara.com - Harga minyak dunia bergerak variatif pada perdagangan akhir pekan lalu, meski demikian tren harga minyak dunia masih mengalami kenaikan.
Mengutip CNBC, Senin (30/11/2020) harga minyak mentah Brent naik 19 sen ke harga 47,99 dollar AS per barel dan kontrak Februari yang lebih aktif naik 24 sen menjadi 48,03 dollar AS.
Sedangkan minyak West Texas Intermediate (WTI) turun 40 sen menjadi 45,32 dollar AS.
Kedua tolok ukur harga minyak tersebut naik sekitar 7 persen selama seminggu setelah terdorong berita tentang potensi vaksin Covid-19 dari AstraZeneca dan lainnya.
Namun, pertanyaan telah diajukan atas "vaksin untuk dunia" AstraZeneca. Beberapa ilmuwan berhati-hati atas hasil uji coba AstraZeneca.
"Sementara peluncuran vaksin yang berhasil akan memutuskan hubungan antara infeksi dan mobilitas, bahkan permintaan minyak global kemungkinan hanya akan mencapai tingkat pra-pandemi pada pertengahan 2022," kata JP Morgan.
Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia cenderung menunda peningkatan produksi minyak yang direncanakan tahun depan, kata tiga sumber yang dekat dengan kelompok OPEC+.
OPEC+ berencana untuk meningkatkan produksi sebesar 2 juta barel per hari (bph) pada Januari sekitar 2 persen dari konsumsi global setelah rekor pemotongan pasokan tahun ini. Para menteri OPEC+ dijadwalkan bertemu mulai Senin.
"Kami mengulangi pandangan kami bahwa aliansi kemungkinan akan memilih untuk menunda keputusan pengurangan 2 juta barel per hari pada 30 November, dari 1 Januari hingga 1 April," kata JP Morgan.
Baca Juga: Kilang Minyak Irak "Diserang" Roket, Ini Pelakunya
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek