Harga obligasi yang diperjualbelikan di pasar sekunder berfluktuasi tergantung situasi pasar sehingga investor menghadapi risiko capital gain/loss (untung/rugi).
Tak perlu bingung dengan berbagai istilah investasi, kini Anda bisa melakukan diversifikasi investasi dengan membeli obligasi lewat digibank by DBS secara online.
Obligasi yang dibeli melalui digibank by DBS dapat dibeli mulai dari Rp1 juta dengan potensi keuntungan saat penjualan, sementara di hampir semua bank lain pada umumnya baru bisa dilakukan mulai puluhan hingga ratusan juta.
Kemudahan tersebut dimungkinkan karena digibank ingin mewujudkan wealth democratization bagi semua orang untuk terus mengelola dan mengembangkan keuangan melalui berbagai produk investasi, termasuk obligasi.
Selain itu, Anda berpeluang mendapatkan kupon atau imbal hasil yang lebih tinggi dari keuntungan deposito dan kemudahan registrasi serta beli melalui Aplikasi digibank by DBS pada smartphone Anda.
Simak keuntungan dan kemudahan cara investasi obligasi melalui digibank by DBS berikut ini:
1. Proses yang full online
Mulai dari pembuatan Single Investor IDentification (SID), pemesanan, pembayaran, dan penjualan kembali dapat Anda lakukan secara online melalui Aplikasi digibank by DBS tanpa perlu datang langsung ke cabang Bank DBS
2. Margin yang kompetitif
Baca Juga: Bank DBS Kebut Penyaluran Kredit Korporasi
Pendapatan kupon atau imbal hasil yang lebih tinggi dari keuntungan deposito dengan periode pencairan kupon setiap 6 bulan sekali
3. Varian produk yang lengkap
digibank by DBS menyediakan obligasi seri FR, INDON dan INDOIS dengan maturity benchmark yang sesuai dengan target investasi Anda.
Obligasi pasar perdana, seperti ORI, SR dan SUKUK ST juga tersedia lengkap di aplikasi digibank by DBS dengan periode pembelian yang mengikuti jadwal dari pemerintah.
4. Nilai minimum pembelian yang sangat terjangkau
Anda bisa mulai membeli obligasi seri FR di harga Rp1 juta, sedangkan seri INDON dan INDOIS mulai 1.000 dolar AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Panduan Lengkap Cara Daftar Antrian KJP Pasar Jaya 2026 Secara Online
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit