Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi dalam menghadirkan produk dan layanan keuangan digital untuk masyarakat. Kali ini, BRI kembali melakukan terobosan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (memorandum of understanding) pembuatan OVO Co- brand Credit Card dengan PT Visionet Internasional atau OVO.
Kerja sama ini masih dalam rangka ulang tahun BRI ke-125 yang jatuh pada 16 Desember lalu. Melalui kolaborasi ini, akses layanan alternatif pembiayaan bagi pengguna OVO dan BRI akan semakin terbuka, juga turut mendorong pertumbuhan tingkat inklusi keuangan masyarakat.
“Kolaborasi BRI dan OVO membuktikan bahwa lembaga perbankan dan perusahaan teknologi finansial (tekfin) sebenarnya tidak bersaing satu sama lain melainkan berkolaborasi. Bank dan perusahaan tekfin memiliki tujuan sama untuk selalu meningkatkan literasi keuangan masyarakat,” ujar Director of Consumer Business Bank BRI, Handayani.
BRI dan OVO Co-brand Credit Card menawarkan inovasi dan solusi transaksi mudah bagi pengguna dan nasabah kedua perusahaan. Melalui produk ini nasabah tidak perlu repot mengurus pembuatan kartu kredit baru, tetapi dapat mengakses layanan kartu kredit dengan mudah hanya melalui aplikasi OVO.
Proses pembuatan BRI dan OVO Co-brand Credit Card sepenuhnya bisa dilakukan secara digital. Melalui aplikasi OVO, calon nasabah bisa melakukan verifikasi, penilaian kredit, dan tanda tangan secara digital.
Nasabah juga dapat menikmati layanan one stop in apps solution melalui aplikasi OVO, mulai dari pengajuan kartu, mutasi transaksi, konversi cicilan, kenaikan limit dan layanan lainnya.
“Sebagai platform pembayaran dan layanan keuangan digital terdepan di Indonesia yang hadir di 115 juta perangkat dan tersebar di 405 kota dan kabupaten, OVO berharap layanan ini dapat membuka akses terhadap alternatif pembayaran dan pinjaman bagi pengguna. Hal ini sejalan dengan visi OVO untuk mendorong inklusi keuangan,” tutur Chief Commercial Officer OVO, Rajiv Chandna.
Rajiv mengatakan, kerja sama OVO dan BRI dapat terjalin karena kedua perusahaan ini memiliki nilai-nilai yang sama. Kolaborasi kedua perusahaan juga diyakini akan semakin memperkuat posisi BRI dan OVO dalam dunia industri keuangan di Indonesia.
“Kami sangat senang dapat menjalin kerjasama dengan BRI sebagai mitra yang memiliki nilai-nilai perusahaan yang selaras dengan OVO. Oleh karena itu, kolaborasi BRI dan OVO ini diharapkan dapat semakin membuka akses masyarakat terhadap layanan keuangan dengan memanfaatkan keunggulan teknologi digital,” ujarnya.
Baca Juga: Pertama di Indonesia, OJK dan BI Setujui Kolaborasi BRI dan Alipay
Berita Terkait
-
BRI Bersinergi dengan BRI Danareksa Sekuritas Perkuat Layanan dan Pemasaran
-
Pertama di Indonesia, OJK dan BI Setujui Kolaborasi BRI dan Alipay
-
Libur Nataru, BRI Siapkan Rp 29 Triliun dan Siagakan 122 Unit Kerja
-
Dominasi Pasar Perdana dan Sekunder, BRI Borong Tiga Penghargaan
-
Produk UMKM BRI Kian Beragam, Sinyal Ekonomi Kreatif Makin Berkembang
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK