Suara.com - Harga minyak dunia naik sekitar 1 persen karena optimisme seputar rencana stimulus Amerika Serikat dan kekhawatiran pasokan mendorong komoditas tersebut.
Tetapi kenaikan ini dibatasi oleh terus meningkatnya kasus positif virus corona atau Covid-19 secara global.
Mengutip CNBC, Selasa (26/1/2021) harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup naik 47 sen, 0,9 persen menjadi 55,88 dolar AS per barel.
Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, ditutup 50 sen atau 1 persen lebih tinggi menjadi 52,77 dolar AS per barel.
Sejumlah pejabat pemerintahan Presiden Joe Biden, berkomunikasi dengan anggota parlemen dari Partai Republik dan Demokrat mencoba untuk menghalau kekhawatiran Republik bahwa proposal bantuan pandemi senilai 1,9 triliun dolar AS yang diusung pemerintah terlalu mahal.
Di sisi pasokan, kepatuhan Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya dengan pembatasan produksi minyak yang dijanjikan sejauh ini rata-rata 85 persen pada Januari, menurut pelacak kapal tanker Petro-Logistics, Senin.
Data menunjukkan kelompok tersebut meningkatkan kepatuhannya pada pembatasan pasokan yang dijanjikan.
Indonesia mengatakan penjaga pantainya menyita sebuah kapal tanker berbendera Iran atas dugaan transfer bahan bakar ilegal, meningkatkan prospek ketegangan di Teluk pengekspor minyak tersebut.
Produksi dari ladang raksasa Kazakhstan, Tengiz, terganggu oleh pemadaman listrik pada 17 Januari.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Rencana Lockdown China
Sementara itu, negara-negara Eropa memberlakukan pembatasan yang ketat untuk menghentikan penyebaran virus korona, sedangkan China melaporkan lonjakan kasus Covid-19, menyusutkan prospek permintaan di konsumen energi terbesar dunia itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Purbaya Pamer Efek Dana SAL Rp 200 Triliun: Penjualan Mobil-Motor Tumbuh, Ritel Naik
-
Tembus 3,55 Persen di Januari 2026, Purbaya Klaim Inflasi Reda Setelah Maret
-
Pertamina Resmi Satukan Tiga Anak Usaha ke Subholding Downstream
-
Dolar AS Perkasa, Rupiah Turun ke Level Rp16.805
-
Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Masih di Bawah Rp 3 Juta/Gram
-
IHSG Perlahan Naik Bukit, Melesat 0,48% di Kamis Pagi
-
Grafik Emas Antam 5 Februari 2026: Turun Tipis, Masih di Kisaran 3 Jutaan
-
Saham BUMI Milik Bakrie dan Salim Jadi Bulan-bulanan Investor Mancanegara
-
IHSG Hari Ini: Isu Suplai Batu Bara, 'Saham Gorengan' dan Rekomendasi Saham
-
Tiket Konser Westlife Ludes, Emiten IRSX Ungkap Permintaan Pasar Hiburan Masih Sangat Kuat