Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir menyebut beberapa BUMN, anak dan cucunya bakal menjadi perusahaan terbuka di 2021. Menurut Erick, rencana ini merupakan bagian untuk transparansi dan memperbaiki kinerja dari BUMN, anak, dan cucunya.
"Ini menjadi bagian tadi transparansi good corporate governance kita akan melistingkan lebih banyak BUMN lagi, anaknya atau cucunya. Di pipeline, saya nggak mau bilang angka fix nya nanti dicari-cari tapi ada 8-12 yang kita akan go public," ujar Erick dalam Opening Bel BSI di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Kamis (4/2/2021).
Erick yang sempat jadi Ketua INASGOC ini menuturkan, rencana ini juga untuk membawa BUMN bisa bersaing tak hanya di domestik tapi secara global.
"Saya mengharapkan juga banyak lagi perusahaan-perusahaan BUMN menjadi privelence daripada Global karena persaingan sekarang dangat terbuka karena itu juga dalam transformasi di BUMN kita percaya untuk 3 tahun ke depan," ucap dia.
Namun demikian, tegas Erick, BUMN, anak, dan cucu yang telah jadi perusahaan terbuka harus menjaga kinerjanya lebih baik.
Sebab, jelas dia, saat ini masih ada BUMN yang terengah-engah mempertahakan kinerjanya, baik kinerja saham maupun kinerja perusahaan.
"Bukan sekedar go-public, kembali fundamental dan sustain harus ada karena saya tahu ada 28 BUMN yang sudah listing Juga ada 4 yang terengah-engah, itu yang kita akan perbaiki juga. Karena Jangan hanya sekedar listing tetapi kuncinya tadi bersaing dan sustain, 8-12 ini kita persiapkan untuk 2021-2023," tegas dia.
Kendati begitu, Erick merasa yakin dengan banyaknya dukungan dari berbagai pihak, rencana go public ini bisa berjalan sesuai waktu yang ditentukan.
"Insya Allah dengan kerja keras kami dan dukungan dari OJK bursa dan seluruh penganut kebijakan ini bisa kita jalankan sesuai dengan target yang kita canangkan dan insya Allah perusahaan-perusahaan yang kita akan listing juga perusahaan-perusahaan yang baik yang punya strategi jangka panjang," pungkas Erick.
Baca Juga: Jokowi Berpesan ke Erick Thohir, Kinerja BSI Harus Sebagus Logonya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak
-
Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta
-
Sorak-sorai Pengusaha AS Kala Trump Tekuk Prabowo di Negosiasi Dagang