Suara.com - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam meluncurkan logam mulia emas bertemakan Tahun Kerbau Logam sesuai dengan penanggalan China Tahun 2572.
Peluncuran produk logam mulia limited edition ini dilakukan dalam ranga menyambut Imlek 2021.
Direktur Niaga Antam Aprilandi Hidayat Setia mengatakan, inovasi produk ini dilakukan untuk meneruskan pencapaian penjualan emas yang melampaui 20 ton selama 2020. Produk ini juga diharapkan mendukung kebangkitan tahun ini.
"Dengan filosofi pekerja keras, tangguh, ulet, namun lembut dan mulia yang digambarkan sosok kerbau logam yang diangkat dalam produk edisi Year of the Ox ini diharapkan dapat mengawali kebangkitan bersama di tahun 2021," ujar Aprilandi dalam keterangannya, Kamis (4/2/2021).
Melalui produk ini, Antam kembali menunjukkan komitmen untuk memenuhi kebutuhan pelanggan melalui produk edisi khusus dengan jaminan keaslian dan kualitas berstandar internasional yang dibuktikan dengan akreditasi London Bullion Market Association (LBMA).
"Terdapat tiga varian produk logam mulia yang diluncurkan ANTM dalam edisi Year of the Ox untuk menyambut Imlek tahun ini. Keseluruhan produk edisi ini memiliki karakter Niu yang berarti kerbau atau ox dalam setiap desainnya," terang Aprilandi.
Dengan bertemekan shio Kerbau Logam, Aprilandi menambahkan, produk edisi Year of the Ox didominasi warna dari unsur logam, seperti merah, emas, dan hitam, yang memiliki karakter dapat diandalkan, tangguh, teguh pada pendirian, lembut, dan tenang.
Adapun produk yang diluncurkan adalah emas batangan Year of the Ox seberat 8 gram yang memiliki spesifikasi Fine Gold 999,9. Produk ini dilengkapi dengan kemasan eksklusif dengan nuansa oriental yang kuat.
Kuatnya nilai estetik dari produk maupun kemasan emas batangan Year of the Ox 8 gram dapat dijadikan barang koleksi yang unik, berharga, dan terjangkau bagi semua kalangan.
Baca Juga: Viral Mi Instan Bertabur Emas Bikin Melongo, Publik Salfok ke Benda Ini
Dua produk lain yang diluncurkan untuk melengkapi Logam Mulia Edisi Year of the Ox adalah emas Gift Series Year of the Ox seberat 1 gram dan 0,5 gram yang masing-masing memiliki spesifikasi Fine Gold 999,9.
Kedua emas Gift Series ini dikemas dalam kartu dengan desain yang elegan sehingga cocok dijadikan sebagai angpau dan bingkisan bagi keluarga dan kerabat.
Kehadiran emas Gift Series Year of the Ox ini juga menambah portofolio Gift Series sebagai salah satu produk UBPP LM sejak tahun 2019.
"Logam Mulia edisi Year of the Ox ini tidak hanya tepat dijadikan koleksi maupun angpau, melainkan juga dapat berfungsi sebagai investasi jangka panjang yang cocok untuk semua kalangan. Dengan produk ini diharapkan dapat mengubah tantangan menjadi keberuntungan," pungkas Aprilandi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik
-
Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara
-
Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun
-
IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya
-
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983