Bisnis / Makro
Rabu, 03 Maret 2021 | 16:01 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir pada Sabtu (22/8/2020) malam waktu Jakarta. ANTARA/Aria Cindyara/pri. (ANTARA/HO-Kemlu RI)

Suara.com - Menteri BUMN Erick berenca mengakuisisi peternakan, tambang fosfat hingga penambangan garam di luar negeri. Nantinya, perusahaan-perusahaan pelat merah menjadi pengelola semua bidang usaha tersebut.

Langkah ini, jelasnya, untuk mengatasi ketergantungan barang-barang impor pada industri tersebut.

"Ini inisiatif kami yang sedang direncanakan termasuk akuisisi peternakan, penambangan fosfat, penambangan garam di luar negeri untuk mengurangi ketergantungan impor," ujar Erick dalam MNC Group Investor Forum secara virtual, Rabu (3/3/2021).

Tak hanya akuisisi, Erick mengaku banyak inisiatif yang akan dijalankan BUMN. Inisiatif ini, terangnya, dijalankan secara bertahap hingga tahun 2023. 

"Ini merupakan bagian dari 88 proyek strategis kami yang akan dilaksanakan dari 2021 hingga 2023," jelasnya. 

Menurutnya, inisiatif ini juga untuk membenahi rantai pasok di dalam negeri, sehingga tujuannya lagi-lagi tak membuat ketergantungan impor.

Dengan begitu, tambah Erick, mimpi Indonesia menjadi negara besar pada 2025 akan nyata, jika impor tak lagi andalan.

"Sebagaimana target yang telah disebutkan oleh presiden dan juga kabinet menjadi ekonomi terbesar kelima pada tahun 2045," kata dia.

Baca Juga: Erick Thohir Sebut RI Bakal Punya Tempat Wisata Berorientasi Kesehatan

Load More