Suara.com - Kilang Minyak Balongan, Indramayu dikabarkan kembali terbakar pada Kamis (1/4/2021) malam. Hal ini terlihat dari viralnya video di sosial media instagram. Dalam video diunggah akun @indramayuterkini memperlihatkan titik api dan kepulan asap di Kilang Minyak tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relation Pertamina Agus Suprijanto mengatakan, hingga saat ini petugas masih tetap melakukan pendinginan dan pengawasan di area tangki T-301, sambil memastikan tidak ada potensi api akan muncul lagi.
"Termasuk dari minyak yang kemungkinan masih terperangkap dalam lipatan dinding pelat tanki yang telah dipadamkan. Peralatan pemadam dan foam tetap standby di sekitar area tangki," ujar Agus dalam keterangannya, Jumat (2/4/2021).
Agus melanjutkan, jika ada titik api yang mungkin muncul kembali memang sudah diantisipasi sebagai bagian dari proses pendinginan. Pengawasan 24 jam terus dilakukan dan offensive fire fighting segera dilakukan apabila ditemui ada titik api yang muncul kembali.
"Mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar kami dapat menangani insiden ini hingga benar-benar aman," imbuhnya.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) berhasil memadamkan seluruh titik api di Tanki BBM Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Empat tanki BBM itu berhasil dipadamkan pada pukul 14.35 WIB.
"Alhamdulillah berkat kerja tim dan dukungan berbagai pihak seluruh titik api telah padam," ungkap Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto dalam keterangannya, Rabu (31/3/2021).
Agus menuturkan, sebelumnya, tim emergency telah berhasil memadamkan api di T-301H pada pukul 01.30 WIB dini hari, disusul T-301E pada pukul 06.44 WIB dan tangki T-301G pada pukul 08.30 WIB.
Baca Juga: Pengungsi Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Alami Gangguan Kesehatan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?