Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut ekonomi digital Indonesia bakal tetap tumbuh di masa pandemi Covid-19.
Bahkan, pada 2021 ini ia memperkirakan transaksi e-commerce hingga uang elektronik bakal tumbuh pesat.
Ia memperkirakan, pada tahun ini transaksi e-commerce bakal naik menjadi Rp 337 triliun atau 33 persen dari Rp 253 triliun.
"Uang elektronik bisa naik antar Rp 201 triliun pada 2020 ke Rp 266 triliun atau tumbuh 32 persen pada 2021, digital banking juga naik dari Rp 27.000 triliun pada 2020 tumbuh 19 persen menjadi Rp 32.200 triliun," ujar Perry dalam Webinar FEKDI secara virtual, Senin (5/4/2021).
Perry melanjutkan, BI juga telah mendukung digitalisasi di sektor pembayaran dengan meluncurkan Kode QR atau QRIS. Menurutnya, QRIS ini sangat berguna untuk sistem pembayaran di masa pandemi ini.
"Bahkan BI akan tahun ini meluncurkan fast payment 24/7 realtime untuk ritel payment menggantikan sistem kliring nasional BI insya Allah itu akan percepat penyeesaian transaksi realtime," jelas Perry.
Perry juga tak bosan-bosan para perbankan untuk merubah layanannya menjadi serba digital. Apalagi di era pandemi ini banyak nasabah yang ingin melakukan transaksi bank tanpa harus ke kantor cabang.
"Bagaimana digitalisasi perbankan tersambungkan dengan e-commerce dan market place melalui stadarisasi open API. Insha Allah tahun ini kami sama industri komit meluncurkan standar open API untuk 54 jenis service," ucap dia.
Selain itu, tambah Perry, BI juga meminta pemerintah untuk melakukan elektronifikasi bantuan sosial. Dengan begitu, makin banyak masyarakat yang melek keuangan digital.
Baca Juga: Bos BI Tak Bosan Ingatkan Perbankan Segera Turunkan Bunga Kredit
"Insha Allah tahun ini kita sama Kemensos dan Kemendagri bagaimana bansos 4.0 bisa mempercepat elektornifikasi di bidang transaksi keuangan daerah," pungkas Perry.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Jabat Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi Beberkan Jurus Bersihkan BEI
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut PT BEI, Tugasnya di Hari Pertama Kerja Cukup Seram
-
Airlangga: Presiden Prabowo Pastikan Akan Berantas Praktik Goreng Saham
-
Pusat-Daerah Diminta Berantas Perlintasan Kereta Api Ilegal
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178 Triliun, Mayoritas ke Sektor Produksi
-
Danantara Berencana Pegang Saham PT BEI, CORE Ingatkan soal Konflik Kepentingan
-
Karier Friderica Widyasari Dewi: Ketua OJK Baru Punya Jejak di KSEI Hingga BEI
-
Profil Friderica Widyasari Dewi, Ketua OJK Baru dengan Latar Belakang Mentereng