Suara.com - Shopee kembali jadi trending topic di twitter. Kali ini banyak pelanggan mereka komplain lantaran paket yang dibeli telat dikirim. Belakangan terungkap kabar bahwa tersendatnya pengiriman paket itu lantaran para kurir Shopee Express, jasa ekspedisi milik Shopee, mogok setelah komisi yang mereka terima dipotong.
Informasi yang dibagikan oleh akun twitter @CibiWiranegara beberapa waktu lalu menunjukkan bukti chat lewat aplikasi Whatsap antara salah seorang kurir jasa pengiriman Shopee Express dan konsumen pengguna jasa ekspedisi tersebut.
Dalam chat itu, sang konsumen menanyakan mengapa pengiriman paketnya yang menggunakan layanan Shopee Express belum tiba dan meminta petugas Shopee Express itu untuk membantu mengeceknya.
Namun kurir itu mengakui jika dirinya tengah tidak bekerja lantaran terjadi mogok kerja di Gudang Shopee. Para kurir memprotes penurunan nilai komisi yang mereka terima.
Kurir itu mengungkapkan jika pihak Shopee telah menurunkan nilai komisi yang mereka terima, dari sebelumnya Rp 2.000/per paket menjadi hanya Rp 1.500/per paket. Keputusan sepihak Shopee itu lalu memicu reaksi dari para kurir.
Hal itu pun direspon oleh akun @CibiWiranegara. “Oh ini ternyata Misteri kenapa paketan yang pakai Shopee Express beberapa hari ini lamanya semakin ndak wajar,” tulis akun itu yang tudah di re-tweet sebanyak 4.392 sejak diposting 9 April lalu.
Cuitan itu kemudian ditanggapi salah satu akun, @margianta. Akun tersebut menuliskan jika e-Commerce berbasis di Singapura itu diduga membayar komisi kurirnya secara tidak layak, yaitu setara US$0,13 per paket yang dikirim dan tanpa disertai gaji bulanan. Akibatnya, kurir layanan Shopee Express melakukan demo di gudang.
Cuitan itu juga ditanggapi oleh akun @lalaaphonee yang menuliskan kekecewaannya atas tindakan Shopee tersebut seraya membubuhkan #ShopeeTindasKurir. Hingga berita ini diturunkan hashtag #ShopeeTindasKurir menjadi trending topic No. 1 di Twitter dengan total 4.305 cuitan yang hampir semuanya bernada negatif.
Tidak hanya soal komisi kurir yang rendah, Shopee juga tengah menghadapi protes dari merchant maupun konsumennya terkait layanan pengiriman paket. Seperti dibagikan oleh akun @ariefghozaly, banyak keluhan yang dilancarkan merchant dan konsumen kepada Shopee baru-baru ini.
Baca Juga: Bersama Kemendag dan BPKN, Shopee Rayakan Hari Hak Konsumen Sedunia
Akun itu membagikan tangkapan layar dari merchant Shopee yang mengeluhkan biaya subsidi ongkos kirim (ongkir) paket yang tidak adil sehingga para merchant harus menanggung selisih biaya kirim.
Padahal biaya admin yang dikenakan sudah cukup tinggi. Kemudian, akun itu juga membagikan tangkapan layar lainnya yang berisi keluhan konsumen soal opsi jasa pengiriman yang semakin sedikit di Shopee sehingga mengurangi kenyamanan berbelanja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Gandeng BDO, Kawasan Rebana Disiapkan Jadi Magnet Investasi Global Berbasis ESG
-
Harga BBM Pertamina Melonjak per 1 Maret, Pertamax Dibanderol Rp 12.300/Liter
-
Usaha Mining Bitcoin Milik Donald Trump Rugi Besar
-
IHSG Melemah Sepekan, Saham BUMI Jadi Salah Satu Faktor
-
Realisasi Penjualan CLEO Kuartal III 2023 Capai Rp2,09 Triliun
-
Perang Timur Tengah: Sejumlah Penerbangan di Bandara Soetta Resmi Dibatalkan
-
Harta Kekayaan Riva Siahaan, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga
-
Harga Emas Stabil di Pegadaian, Bertahan Kisaran 3 Jutaan pada 1 Maret 2026
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!