Suara.com - Di tengah kondisi pandemi yang belum berakhir, mendorong masyarakat harus beradaptasi dalam mengelola keuangan. Jenius menghadirkan program baru #LakukanDenganCaramu.
"Jenius hadir mendukung masyarakat digital savvy untuk terus maju, berkembang, dan beradaptasi, lewat beragam inovasi untuk membantu para pengguna mencapai tujuan finansialnya masing-masing,” ujar Digital Banking Business Product Head Bank BTPN, Waasi B. Sumintardja dalam jumpa pers virtual, Kamis (15/4/2021).
Berdasarkan Jenius Study yang bertajuk Adaptasi Masyarakat Digital Savvy Selama Pandemi yang melibatkan 527 responden berusia 26 – 40 tahun.
Diketahui, kondisi finansial masyarakat digital savvy terlihat perubahan pada cara bertransaksi. Sebelum pandemi, penggunaan mobile/digital banking adalah sebesar 71 persen dan ATM sebesar 45 persen.
Selama pandemi terjadi peningkatan mobile/digital banking menjadi 83 persen dan penurunan pada ATM menjadi 34 persen.
Masyarakat digital savvy juga mengaku banyak menunda atau membatalkan rencana mereka (82 persen), antara lain liburan (85 persen), investasi (26 persen), membeli properti (21 persen), membeli kendaraan (16 persen), dan melanjutkan pendidikan (15 persen).
Mereka pun telah mengubah alokasi dana yang tadinya telah disiapkan untuk rencana tersebut menjadi tabungan (38 persen), investasi (24 persen), kebutuhan sehari-hari (14 persen), deposito (9 persen), dan produk kesehatan (3 persen).
Tujuan finansial mereka di 2021 adalah kondisi keuangan yang stabil (80 persen), lebih banyak menabung (68 persen), investasi (54 persen), menyiapkan dana darurat (44 persen), dan memiliki aset (44 persen).
“Melalui sederet fitur inovatif dan kelas-kelas reguler yang kami lakukan melalui platform Jenius Co.Create, Jenius percaya kolaborasi bersama masyarakat digital savvy menjadi cara paling sesuai agar dapat terus beradaptasi dan berkembang di tengah kondisi menantang ini,” jelas Waasi.
Baca Juga: Jenius! Bocah 9 Tahun Bongkar Redmi 1 dan Jadikan Karya Seni
Program #LakukanDenganCaramu memiliki tiga pilar yaitu #adajenius, #carajenius, dan #barengjenius.
Melalui #adajenius, Jenius memperkenalkan berbagai pilihan fitur yang dapat mendukung dalam menghadapi kehidupan yang terus berubah dan tidak terduga.
Fitur ini ada untuk menyesuaikan kebutuhan dan dapat digunakan dengan cara mereka sendiri. Misalnya, untuk membantu bertransaksi lebih aman secara nontunai, #adajenius dengan Jenius QR dan Jenius Pay.
#carajenius, mengapresiasi perbedaan cara setiap pengguna dalam menjalani hidup dan menggunakan fitur Jenius untuk mengelola keuangan. Jenius memahami setiap orang punya cara berbeda dalam mengelola keuangan.
Untuk kebutuhan personal, mereka memiliki cara sendiri dalam mengulik fitur-fitur di Jenius sesuai dengan kondisi finansial mereka. Selain itu, ada juga pengguna yang memanfaatkan akun bisnis demi mendukung usahanya di masa pandemi.
Jenius hadir menemani setiap langkah masyarakat digital savvy untuk berkembang bersama menciptakan solusi life finance yang semakin lengkap.
Oleh karena itu, melalui #barengjenius, mengajak pengguna untuk bersama-sama belajar hal baru, beradaptasi, berinovasi, berkokreasi, dan saling berbagi solusi melalui Jenius Co.Create.
Beragam kelas & workshop dengan berbagai topik tentang finansial, teknologi, dan kreativitas dapat diikuti.
“Kami mendengarkan dan menerima banyak cerita inspiratif dari teman Jenius tentang bagaimana mereka beradaptasi. Melalui program #LakukanDenganCaramu, kami ingin menjangkau lebih banyak digital savvy untuk bersama-sama bertumbuh dan saling menginspirasi dalam kondisi saat ini”, tutup Waasi.
Berita Terkait
-
Dukung Dunia Pendidikan, Zenius dan Telkomsel Serahkan Beasiswa
-
Lebih Hemat saat Pandemi, Ini 5 Aplikasi Kelola Uang di Android
-
Tingkatkan Kreativitas, Jenius Gelar UI/UX Challange
-
Metode Pembayaran Lewat Aplikasi Ini, Bikin Transaksi Lebih Mudah dan Aman
-
Jenius Terus Hadirkan Inovasi Berbasis Cerita Digital Savvy
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS