Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan jelang akhir pekan ini kembali naik ke level 6.102 setelah pada perdagangan kemarin ditutup menguat di level 6.079.
Melansir data RTI, Jumat (16/4/2021) IHSG diawal pra perdagangan masuk zona hijau dengan menguat 22,8 basis poin atau 0,38 persen ke level 6.102.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib, IHSG makin menguat, dengan naik hingga level 6.111 atau telah menguat 0,53 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga ikutan dibuka menguat, pada awal pra perdagangan indeks ini menguat 5,9 basis poin atau 0,66 persen menuju level 914.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 14 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 67 miliar dan volume transaksi mencapai 2,7 ribu kali.
Sebanyak 131 saham menguat, 24 saham melemah dan 119 saham belum ditransaksikan.
Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan mengatakan laju IHSG akan bergerak di level support 6.033 dan level tertinggi 6.144 di sepanjang perdagangan hari ini.
"IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya menyusul terjadinya penguatan Indeks Wall Street ke level tertinggi baru di atas level 34,000," kata Edwin dalam analisanya.
Selain itu, IHSG diprediksi bakal naik karena didorong oleh naiknya harga beberapa komoditas seperti minyak, emas, CPO, dan timah.
Baca Juga: Jelang Rilis Data Neraca Dagang RI, IHSG Menguat ke Level 6.057
Sentimen lainnya yaitu penurunan yield obligasi AS tenor 10 tahun yang cukup tajam sebesar minus 6,59 persen ke level 1,53 persen serta berlanjutnya net buy investor asing.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD
-
Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran
-
Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG
-
Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan
-
Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia
-
Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?
-
Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas
-
Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan
-
Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China
-
Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?