Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno tengah menyusun aturan turunan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2019 Tentang Ekonomi Kreatif. Salah satunya terkait pembiayaan UMKM berbasis keyakaan intelektual.
Ia menjelaskan, nantinya pelaku usaha bisa mendapatkan modal perbankan dengan jaminan kekayaan intelektual mulai dari hak paten produk dan merek.
"UMKM begitu sudah daftar kekayan intelektual bisa dijaminkan ke perbankan dan bisa digunakan sebagai aset," ujar Sandiaga dalam sebuah webinar, Senin (26/4/2021).
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menuturkan, dengan hak paten produk dan merek bisa menjadi jaminan, maka aset fisik yang dimiliki UMKM tetap utuh.
"Tidak perlu pinjam kolateral, tidak perlu pinjam agunan. Sehingga akses pembiayaan pelaku ekonomi kreatif dengan asek memadai bisa kita hadirkan realisasi dan eksekusi sebagai bentuk yang dihadirkan kementerian," ucap dia.
Sandiaga menambahkan, adanya pendaftaran produk dan merek bisa juga menambah pendapatan para pelaku usaha UMKM.
Sebab, terangnya, pelaku usaha bisa menjual hak produk dan merek ke masyarakat lewat mekanisme waralaba.
"Semua regulasi kami mewujudkan penciptaan nilai tambah dan terpenting dalam bisnis itu value added. Harus punya nilai tambah dan UMKM sektor ekonomi kreatif bisa berkembang dari kecil menengah besar dan mendapat perlindungan hukum," imbuhnya.
Dalam hal ini, Sandiaga juga telah mengeluarkan program agar para UMKM bisa mendaftarkan produk dan mereknya secara gratis di Kemenparekraf.
Baca Juga: Sandiaga Minta UMKM Daftarkan Mereknya Sebagai Kekayaan Intelektual
Lebih dari 8.000 kuota UMKM telah disiapkan Sandiaga dalam mendaftarkan produk dan merek secara online.
"Insha Allah dari temanteman dari daerah semua kita beri akses UMKM mendaftarkan produk-produk ekonomi kreatifnya pada kekayaan intelktual, semoga program ini UMKM bisa bangkit," kata dia.
Berita Terkait
-
Sandiaga Minta UMKM Daftarkan Mereknya Sebagai Kekayaan Intelektual
-
Per Hari Ini, Wisatawan Asing Dilarang Masuk ke Indonesia
-
Puji Indahnya Kawasan Mandeh, Sandiaga Uno: Surga di Selatan
-
Bertandang ke Sumbar, Sandiago Uno Nikmati Sensasi Naik Jam Gadang
-
Menparekraf Hubungi Hyundai, Usahakan Mobil Listrik untuk Destinasi Wisata
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
-
Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat
-
BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo
-
5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis
-
Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun