Suara.com - Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442H, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memastikan jaingan mereka aman dengan kualitas layanan yang prima kepada masyarakat.
Direktur Network & IT Solution Telkom, Herlan Wijanarko mengatakan di tengah pandemi yang masih berlangsung dan imbauan larangan mudik yang berpotensi pada meningkatnya trafik telekomunikasi di mana masyarakat akan sangat mengandalkan konektivitas untuk bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman.
"Kami berkomitmen untuk memberikan kenyamanan kepada seluruh masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan memberikan layanan yang prima dan berkualitas," ucapnya dalam keterangan persnya, Minggu (9/5/2021).
Untuk mendukung langkah tersebut perusahaan plat merah ini terus melakukan monitoring rutin melalui posko layanan yang terintegrasi. "Dengan adanya konektivitas yang andal, semoga masyarakat dapat dengan mudah berkomunikasi baik melalui telepon, video conference hingga berbagi konten lebaran," harapnya.
Herlan juga mengapresiasi petugas posko yang mendedikasikan diri untuk mengawal layanan TelkomGroup meski dalam suasana merayakan Hari Raya.
"Terima kasih atas dukungan dan komitmen petugas posko di seluruh Indonesia yang merelakan waktu kebersamaannya bersama keluarga untuk mengawal kualitas layanan untuk pelanggan. Tetap fokus pada empat hal yakni disiplin operasi, quick response, quick action serta utamakan keamanan dan keselamatan,” tambah Herlan.
Pada kesempatan yang sama, Herlan juga menyampaikan progress pemulihan layanan TelkomGroup di Jayapura yang sempat terganggu sebagai dampak putusnya sistem komunikasi kabel laut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) ruas Biak – Sarmi.
“Alhamdulillah kapasitas bandwidth Telkom di Jayapura yang sudah up mencapai 2 Gbps di mana 500 Mbps dukungan dari infrastruktur Palapa Ring Timur dan 1.507 Mbps dari link satelit yang dioperasikan Telkomsat," ucapnya.
Selain itu, dirinya juga sudah menyiapkan kapal yang akan berangkat untuk melakukan penyambungan dan perbaikan pada kabel yang terputus. "Mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar proses perbaikan berjalan lancar dan masyarakat Jayapura dapat memperoleh layanan seperti sedia kala secepatnya," pungkasnya.
Baca Juga: Telkomsel Prediksi Trafik Layanan Broadband Ramadhan Naik 8,54 Persen
Berita Terkait
-
Telkomsel Prediksi Trafik Layanan Broadband Ramadhan Naik 8,54 Persen
-
Bersama Facebook dan Keppel, Telkom Bangun Sistem Komunikasi Kabel Laut
-
Dorong Pembangunan Ekonomi Digital, Telkom Resmikan Data Center di Meruya
-
Kembangkan Kreativitas di Negeri Cenderawasih, Ini Upaya Putri Papua
-
Gandeng Surveyor Indonesia, Telkom Mulai Program Verifikasi Pencapaian TKDN
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!
-
Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang