Suara.com - Pandemi bukan menjadi rintangan untuk tidak terus memberi manfaat, memberi penghidupan dari usaha yang dirintis bagi ratusan pekerja. Niat besar untuk memberi pekerjaan bagi banyak orang telah membuahkan sukses bagi pengusaha perempuan asal Sulawesi Selatan, Siti Ara Masita.
Berbekal mimpi untuk mempekerjakan 500 orang pekerja, kisah Siti Ara Masita mengembangkan usahanya cukup menginspirasi. Dia membuktikan masih ada harapan kebangkitan ekonomi kendati pandemi Covid-19 masih terjadi hingga saat ini.
Perempuan yang akrab disapa Haji Masita ini berlatar belakang pendidikan bidang pelayaran. Dia adalah satu dari ribuan wanita yang sukses mendirikan usaha pelayarannya sendiri dengan nama PT Pelayaran Andalan Lancar Bahari.
Hj Masita mengungkapkan, dirinya memang memiliki keinginan besar untuk mengelola bisnis pelayaran. Meski tak banyak perempuan yang mau berkecimpung di industri ini, dia selalu percaya ada peluang untuk dapat tumbuh dan berkembang.
Ibu dari satu anak perempuan ini menuturkan perjalanannya merintis usaha pelayaran bukanlah hal yang mudah. Dia harus rela bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan pelayaran demi mencari pengalaman.
Seiring berjalannya waktu, Haji Masita merasa beruntung karena pada tahun 2017 dia mampu mendirikan perusahaanya sendiri, Pelayaran Andalan Lancar Bahari. Dia pun tak mengelak, keberhasilannya tersebut berkat pembiayaan yang loyal dari BRI.
Perusahaan rintisannya ini mendapatkan pinjaman dari BRI KC Balikpapan A Yani di Kalimantan Timur. Haji Masita telah menjadi nasabah BRI sejak 2018 ketika ia mulai meminjam modal usaha. Berkat bantuan modal tersebut, ia sangat terbantu. Dalam proses pengajuannya pun dimudahkan.
Dukungan pembiayaan yang diperolehnya berupa kredit modal kerja untuk membiayai biaya operasional dan piutang usaha serta kredit investasi untuk pembelian dua kapal. “Awalnya modal sendiri, akhirnya dari keagenan saya kumpulkan dan saya beli kapal. Setelah saya beli kapal akhirnya saya pinjam ke BRI, awal pinjaman saya itu Rp1 miliar,” imbuhnya.
Pinjaman tersebut dimanfaatkannya untuk menjalankan usaha jasa pelayaran di Balikpapan. Seiring usaha yang berkembang, Hj Masita membeli kapal LCT dengan nama Sinar Pagi dengan pembiayaan dari BRI.
Baca Juga: BRI Kantongi Laba Rp6,86 Triliun di Tengah Pandemi
Kegigihan dan keuletan dalam berbisnis membawa usaha Masita berkembang hingga mempunyai empat cabang yakni di Makassar, Samarinda, dan Sangkulirang, serta Balikpapan. Di Sangkulirang, Kalimantan Timur misalnya, kapal CLT yang dimilikinya disewa oleh perusahaan sawit untuk mengangkut hasil komoditas andalan ekspor tersebut.
Wanita berumur 45 tahun ini bangga karena dirinya kini telah memiliki 40 karyawan dengan 4 cabang. Karyawan perempuan bertugas di bidang administrasi dan keuangan, sedangkan karyawan laki-laki berada di lapangan siap memberi pelayanan terbaik pada costumer.
Dia pun bersyukur di tengah pandemi ini, masih dapat membayar gaji karyawan dan beban operasional, berkat pendapatan yang lumayan. “Saya dibantu dengan agensi. Untuk omzet, nominalnya itu relatif tergantung banyaknya kapal yang diagenkan, jujur saja meskipun lagi Covid-19, masih dapat Rp 1 miliar lebih per bulan,” ungkapnya.
Bahkan, Haji Masita justru berharap dapat mendorong perusahaannya ini untuk membuka lapangan pekerjaan lebih luas lagi. Harapannya ke depan, di usia 50 tahunnya, dia mampu menambah kapal lagi, mempekerjakan banyak orang, dan bisa membuka 9 cabang perusahaan pelayaran di daerah lain.
“Sukanya adalah bagaimana menciptakan lapangan kerja bagi orang yang membutuhkan pekerjaan. Karena memang itu tujuannya, saya senang dan bersyukur bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tinjau Layanan Terbatas Libur Lebaran, Direksi BRI Blusukan ke Kacab
-
Libur Idul Fitri 1442 H, BRI Tetap Buka 184 Kantor Cabang
-
Gandeng UMKMLab, BRI Gelar Gebyar Website Gratis
-
Indeks UMKM Kuartal I 2021, Pelaku Usaha Daring Lebih Cepat Pulih
-
Pasar Otomotif mulai Menggeliat, Beri Dampak Positif pada Bisnis BRI Group
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap
-
Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City
-
Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh
-
Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru
-
Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050
-
Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026
-
Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?
-
Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor