Suara.com - PT MNC Studios International Tbk (MSIN) menyepakati investasi dan hak penerbitan atas game online yang berjudul Rapid Fire dengan pengembang shooting game asal Korea Selatan, LightningVR.co. Ltd. (LVR).
Kesepakatan itu mencakup hak penerbitan global untuk semua negara, termasuk hak E-Sports, lisensi, dan merchandising.
Direktur MSIN Valencia Tanoesoedibjo mengatakan, Rapid Fire merupakan sebuah online shooting game yang akan menarik banyak perhatian.
Dengan didukung oleh super-apps milik MNCN, RCTI+, yang akan memberikan pengenalan dan dukungan dengan skala global kepada komunitas gamers di seluruh dunia.
"Saya sangat yakin bahwa Rapid Fire akan menjadi popular dan besar di antara pemain mobile game di tahun-tahun mendatang," ujar Valencia dalam keterangannya, Kamis (17/6/2021).
Tersedia di IOS dan Android, Rapid Fire adalah shooting game online militer, yang mirip dengan game populer yang saat ini beredar di pasar, seperti Counter Strike, PUBG, Call of Duty dan Free Fire.
Rapid Fire diyakini akan digemari diantara para pemain mobile game secara global, karena menawarkan beberapa mode kompetisi (fitur) dengan gameplay yang seru yang mampu meningkatkan pengalaman bermain dari para pemainnya, diantaranya mencakup “Team Deathmatch”, “Escape Mission”, “Search and Destroy”, “Escort Mode to Zombies”, “Survival Mode”, dan beberapa fitur menarik lainnya.
MSIN menargetkan untuk meluncurkan Rapid Fire pada September 2021. Melalui aliansi strategis ini, MSIN akan memberikan solusi end-to-end yang inovatif di seluruh spektrum aktivitas yang terkait dengan game, yang mencakup hak global untuk penerbitan game, diikuti oleh kompetisi E-Sport profesional, program pencarian bakat melalui E-Sports Star Indonesia yang tayang di GTV dan layanan streaming RCTI+, serta manajemen tim E-Sports.
"Selain itu, Perseroan juga akan memberikan dukungan pemasaran yang kuat untuk mempromosikan game melalui pasar GTV di Indonesia dan RCTI+ untuk pasar global," kata Valencia.
Baca Juga: Diperkosa Saat Main Game Online oleh Teman Pria, Korban Kirim Pesan Minta Tolong ke Ayah
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun