Suara.com - Serikat Pekerja Nasional (SPN) PT Pan Brothers Tbk (PBRX) meminta PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) untuk mempertimbangkan restrukturisasi utang dan tidak melanjutkan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
etua SPN Pan Brothers, Rukati menjelaskan, Pan Brothers merupakan industri padat karya yang sudah beroperasi selama lebih 40 tahun sejak tahun 1980. Pan Brothers juga sebagai perusahaan garmen orientasi ekspor terbesar di Indonesia yang memberikan kontribusi terhadap perolehan devisa negara dan berkomitmen.
”Oleh karenanya, SPN sebagai mitra kerja sekaligus mewakili pekerja akan terus mendukung sepenuhnya keberlangsungan usaha Pan Brothers sebagai industri padat karya dengan jumlah pekerja lebih dari 31.000 di seluruh pabrik di Tangerang-Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah,” kata Rukati dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/7/2021).
PKPU Maybank terhadap Pan Brothers sendiri didaftarkan di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tanggal 24 Mei 2021 dan prosesnya sedang berjalan. Hal itu dianggap kurang tepat karena bisa berdampak buruk terhadap kelangsungan operasional perseroan.
"Kami meminta Maybank untuk dapat mempertimbangkan restrukturisasi utang dan meminta untuk tidak melanjutkan permohonan PKPU ini, mengingat akan berdampak buruk terhadap nasib ribuan pekerja dan keluarganya serta dampak sosial ekonomi ribuan masyarakat dilingkungan perusahaan," katanya.
Rukati mengaku pihaknya akan terus mendukung keberlangsungan usaha Pan Brothers sebagai industri padat karya dengan jumlah pekerja lebih dari 31.000 di seluruh Pabrik yang ada di Tangerang-Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah.
"Pan Brothers merupakan industri padat karya yang sudah beroperasi selama lebih dari 40 tahun sejak tahun 1980. Pan Brothers juga sebagai perusahaan garmen orientasi ekspor terbesar di Indonesia yang memberikan kontribusi terhadap perolehan devisa negara dan berkomitmen untuk menarik buyer agar mempercayakan produknya untuk dapat diproduksi di Indonesia dan mengharumkan nama bangsa di dunia," tuturnya.
Sejak ada pandemi COVID-19, Pan Brothers disebut sudah berusaha tidak melakukan pengurangan pekerja. Sayangnya sejak pertengahan tahun 2020 perusahaan mengalami kesulitan modal kerja akibat pembekuan fasilitas perbankan salah satunya oleh Maybank.
"Kami memohon kepada pemerintah untuk memberikan dukungan berupa kebijakan dan regulasi perbankan kepada dunia usaha khususnya industri padat karya yang saat ini mengalami kesulitan modal kerja dari fasilitas perbankan akibat pandemi COVID-19," katanya.
Baca Juga: Perjuangan Buruh Bojonegoro Tuntut Perusahaan Bayar Gaji dan THR Penuh
"Kami juga meminta kepada Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk menolak permohonan PKPU Maybank terhadap Pan Brothers demi kelangsungan hidup lebih dari 31 ribu pekerja beserta keluarganya," pintanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T
-
Khawatir Ada Gelombang PHK, Anggota DPR Ramai-ramai Tolak Kebijakan Kemasan Rokok Polos
-
OJK Panggil Paksa Pinjol Solusiku, Penyebabnya Diduga Pelanggaran Berat
-
Akun 'Anak Menkeu' Sebut Purbaya Bakal Gantikan Gubernur BI, Menkeu Diganti?
-
Investor Asing Terus Kabur Buat Kapitalisasi Pasar Susut Jadi Rp 9.807 Triliun
-
RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia
-
Mulai 'Panik' Rupiah Terus Loyo, Pemerintah-BI Keluarkan 5 Jurus Jitu
-
Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia untuk Tetap Aktif dan Produktif
-
27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja
-
Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai