Suara.com - Maskapai Super Air Jet tengah mempersiapkan operasionalnya setelah mendapatkan sertifikat AOC dari Kementerian Perhubungan. Saat ini maskapai mengantongi Sertifikat Operator Penerbangan (Air Operator Certificate/ AOC) nomor 121-060.
Namun, hingga kini Kementerian Perhubungan menyatakan Super Air Jet belum mengajukan izin rute penerbangan. Tanpa izin ini, maskapai belum bisa membuka layanan penerbangan.
Direktur Utama Super Air Jet, Ari Azhari mengatakan, maskapai telah memenuhi proses sertifikasi, di mana tahapan dilaksanakan selama sembilan bulan mengacu kepada ketentuan ICAO (Organisasi Penerbangan Sipil Internasional).
"Dalam memenuhi proses sertifikasi ini, Super Air Jet berhasil melalui lima tahapan atau fase, yaitu Pre-Application, Formal Application, Document Compliance, Demonstration & Inspection, dan Certification," ujar Ari dalam keterangannya, Kamis (1/7/2021).
Seperti dilihat dari laman resminya, maskapai telah menawarkan beberapa promo tiket dengan rute-rute ke kota besar di Indonesia.
Misalnya saja, tiket rute ke Palembang yang hanya dipatok sebesar Rp 252 ribu saja. Begitu juga, rute menuju Pontianak yang sebesar Rp 385 ribu.
Kemudian, rute menuju Denpasar, Bali yang dibanderol sebesar Rp 416 ribu. Lalu rute Lombok sebsar Rp 416 ribu, serta rute ke Medan dan Padang yang masing-masing sebesar Rp 536 ribu dan Rp 440 ribu.
Ari melanjutkan, maskapai juga telah mengantongi Surat Izin Usaha Angkutan Udara Berjadwal (SIUAU-NB) dengan Nomor SIUAU/NB-036, memiliki kode penerbangan IU dari IATA dan SJV dari ICAO.
"Pada tahap awal SUPER AIR JET mengoperasikan tiga armada jenis Airbus 320-200 dengan kapasitas penumpang 180 kursi kelas ekonomi yang nyaman dikelasnya, tempat duduk ergonomis," imbuhnya.
Baca Juga: Harga Tiket Super Air Jet Jakarta ke Bali Rp 416.000, Murah Sih Tapi Amankah?
Ari menyebut, maskapai sedang mempersiapkan untuk penerbangan perdana dengan rute-rute domestik yang dinilai sangat potensial, memiliki daya tarik keunggulan daerah, serta tren penerbangan kategori penumpang milenial.
Supera Air Jet didesain dan dipersiapkan agar memungkinkan banyak orang (penumpang) untuk bisa bepergian menggunakan pesawat udara tujuan wisata, pendidikan, pebisnis muda dan mengunjungi ke berbagai kota tujuan favorit.
"Fokus utama maskapai menawarkan konsep berbiaya rendah dengan penerbangan langsung antarkota secara point-to-point di pasar domestik dan nantinya dapat merambah ke rute-rute internasional," pungkas Ari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai