Suara.com - Penambahan kasus baru Covid-19 di Indonesia yang masih cukup tinggi membuat masyarakat semakin memperhatikan kesehatan dan asupan nutrisi tambahan untuk menjaga daya tahan tubuh, salah satunya dengan mengkonsumsi madu.
Namun demikian, masyarakat masih kesulitan untuk membedakan kemurnian dan keaslian madu, terlebih dengan adanya isu peredaran madu palsu yang dijual bebas di pasaran.
General Manager Manufacturing Madurasa, Bambang Priyambodo mengatakan, kualitas madu murni haruslah sesuai dengan SNI. Madurasa sendiri sudah meraih gelar Top Brand sejak 2009 dan memiliki sertifikat Halal dari MUI, ISO Internasional 9001 (Manajemen Mutu) dan 22000 (Keamanan Pangan), serta telah menerapkan GMP & CPPOB.
"Madurasa juga menerapkan low temperature processing sehingga warna, rasa, kualitas dan kemurnian madunya tetap terjaga," ujar Bambang dalam keterangannya, Jumat (2/7/2021).
Dalam hal ini, Madurasa turut membantu masyarakat melakukan edukasi mengenai keaslian madu melalui kegiatan bertema Madurasa Bee Farm Tour.
Kegiatan Bee Farm Tour ini dilakukan pada bulan April di salah satu peternakan lebah binaan Madurasa yang berlokasi di Sragen, dan pabrik Madurasa di Wonogiri.
Pada rangkaian kegiatannya, kedua influencer berkesempatan langsung melakukan panen madu murni dan mencicipi honeycomb langsung di peternakan lebah binaan Madurasa.
Setelahnya, madu murni yang telah dipanen dibawa ke pabrik Madurasa untuk diproses dan dikemas dengan teknologi canggih berstandar internasional, tanpa mengubah kualitas dan kemurnian madunya.
Madurasa juga mengedukasi masyarakat mengenai karakteristik madu yang bagus sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) berikut cara mudah untuk membedakan antara madu asli atau palsu.
Baca Juga: Pelik! Pak Dokter di Tengah Perseteruan Dua Madunya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Harga Dolar AS Dijual Rp17,000 di Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA
-
Emas Antam Fluktuatif, Hari Ini Merosot Jadi Rp 3.024.000/Gram
-
Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.920
-
Dampak Perang AS-Iran, Mendag: Bahan Baku Impor Bisa Ikut Tersendat
-
IHSG Merah Lagi di Pembukaan Pagi Ini ke Level 7.699
-
Ini Strategi CFX untuk Tekan Biaya dan Tarik Transaksi Offshore
-
LPS Mulai Reorganisasi dan Persiapan Penjaminan Polis
-
Masuk Tahun ke-4, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub
-
Premi Asuransi Migas Menyusut Rp100 Miliar pada 2025
-
Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman