- Bahlil sindir orang kaya jangan curi hak rakyat miskin dengan beralih ke BBM subsidi.
- Pemerintah batasi beli BBM subsidi 50 liter/mobil, motor masih dibebaskan tapi harus bijak.
- Harga Pertamax Turbo & Dex naik tajam per 18 April, Pertamax 92 terpantau masih stabil.
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengingatkan kalangan kelas atas agar tidak beralih ke BBM subsidi seperti Pertalite, menyusul kenaikan harga pada sejumlah produk BBM non-subsidi.
Bahlil menegaskan bahwa BBM bersubsidi hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, kalangan mampu yang memaksakan diri menggunakan BBM subsidi sama saja dengan merampas hak orang lain yang lebih berhak.
"Saya cuma mau sampaikan BBM subsidi itu kepada saudara-saudara kita yang berhak. Jangan model kayak saya, kayak Dirjen, Wamen. Karena harga BBM RON 98 naik, tiba-tiba mereka masuk ke subsidi. Itu kita mengambil hak saudara-saudara kita yang berhak menerimanya. Apa enggak malu kita?," kata Bahlil saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Senin (20/4/2026).
Bahlil mengingatkan pemerintah juga telah mengambil sejumlah langkah guna mengendalikan penggunaan BBM subsidi. Salah satunya dengan membatasi pembeliannya, yakni 50 liter untuk setiap mobil.
Sementara untuk kendaraan sepeda motor, pembeliannya tidak dilakukan pembatasan. Namun demikian Bahlil mengingatkan masyarakat harus tetap bijak menggunakannya.
"Pengawasan itu ada, tetapi yang terpenting itu adalah keinsafan dari diri kita. Masa sih kita harus diawasi terus. Malu enggak, diawasi terus? ujar Bahlil.
Terhitung sejak 18 April 2026 lalu, sejumlah produk BBM non-subsidi di SPBU Pertamina mengalami kenaikan harga.
Pertamax Turbo naik menjadi Rp 19.400 per liter, sementara Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing melonjak ke angka Rp23.600 dan Rp23.900 per liter.
Sementara untuk Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green tidak mengalami kenaikan harga. Pertamax masih dibanderol seharga Rp12.300 per liter dan Pertamax Green di harga Rp12.900 per liter.
Baca Juga: Bahlil Beri Peringatan Harga BBM Nonsubsidi Bisa Naik Terus, Jika...
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Bahlil Yakin Mobil Hidrogen Bakal Saingi Kendaraan Listrik
-
Simfoni Mobilitas Jakarta: Menemukan Ketenangan Lewat Integrasi Transportasi Publik
-
Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna
-
2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026
-
Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS
-
Jakarta IP Market 2026 Hadir untuk Mendorong Lahirnya Kolaborasi dan Peluang Bisnis Baru
-
Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta
-
Biaya Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Begini Reaksi Puan Maharani
-
Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut
-
Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa