Suara.com - Jababeka Infrastruktur bekerjasama Polres Metro Bekasi memberikan bantuan total 1.250 vaksin bagi masyarakat kabupaten Bekasi.
Tujuannya, untuk mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi agar masyarakat memiliki perlindungan yang kuat dalam melawan virus Corona, yang bisa menyebabkan masalah kesehatan ringan, berat, hingga kematian.
Satu diantara yang merasakan percepatan vaksinasi ialah Neni (45 tahun) dari Kedasih- Cikarang Utara.
Ia pun mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Jababeka dan pihak Polres Metro Bekasi atas penyelenggaraan percepatan vaksinasi ini.
Sebab Neni mengaku merasa lebih tenang setelah divaksin, terkait kondisi sekarang angka positif orang terkena virus corona sedang melonjak.
"Jadi, ini kejadian di tetangga saya. Jadi orang tuanya belum vaksin, sedangkan anaknya sudah vaksin. Jadi, ketika ibu bapaknya terpapar, anaknya ikut positif tapi hanya OTG karena sudah divaksin itu. Sementara ibu bapaknya ada gejala demam, batuk-batuk dan segala macam gejala Corona. Jadi, kayanya vaksin itu ngaruh banget untuk perlindungan diri, supaya seandainya kita terpapar, gejalanya nggak parah," kata Neni ditulis Senin (12/7/2021).
Hal senada juga disampaikan oleh Rinda (44 Tahun) dari Cikarang Baru. Ia mengapresiasi penyelenggaraan percepatan vaksinasi bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
Karena, ia mengaku sudah berjuang agar cepat mendapatkan vaksin dari berbagai tempat yang membuka tapi selalu saja kehabisan, dan keinginan tersebut baru kesampaian sekarang.
Oleh karenanya, ia memberikan apresiasi sekaligus menyampaikan rasa terima kasih kepada Jababeka dan Polres Metro Bekasi yang mau berkolaborasi hingga acara ini bisa terselenggara.
Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Vaksin COVID-19 Berbayar Rp879.140, Ini Rinciannya
"Harapannya ke depan, karena ini baru vaksin pertama, semoga untuk vaksin kedua berjalan lancar juga. Tidak lama. Agar perlindungan menjaga tubuh lebih maksimal," harap Neni.
Sementara itu, Aris Dwi Cahyanto selaku General Manager PT Jababeka Infrastruktur menghimbau, bagi masyarakat kabupaten Bekasi terus melakukan protokol kesehatan yang ketat dengan 5 M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi) dan 3 T (“testing” (tes), “tracing” (pelacakan), dan “treatment” ).
Karena sudah vaksin, tak serta merta membuat orang kebal dari virus Corona.
lebih dalam, Aris menerangkan, sejatinya acara percepatan vaksinasi ini diselenggarakan ialah untuk mendukung percepatan herd immunity di Jababeka secara khusus dan masyarakat di kabupaten bekasi secara umum.
"Solusi dari lonjakan angka belakangan ini, ialah melakukan percepatan vaksinasi agar masyarakat memiliki perlindungan tubuh yang kuat. Sehingga dampak fatal dari virus Corona ini bisa ditangkis. Oleh karenanya, selama 5 hari ke depan, di mulai hari ini, kami akan membagikan 250 vaksin, mulai dari tanggal 8 Juli 12 Juli (2021). Total yang akan diterima masyarakat ialah 1.250 vaksin," terang Aris.
Tak lupa, Aris mengucapkan apresiasi terhadap Polres Metro Bekasi atas kerjasamanya hingga acara percepatan vaksinasi hadir dan berjalan lancar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya