Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tetap optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2021 akan berada di atas 7 persen.
Gelombang kedua pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia yang mulai terjadi pada akhir bulan Juni lalu dirasa belum begitu mengganggu kondisi ekonomi pada kuartal II.
"Karena pada April-Mei pemulihan ekonomi sangat kuat," kata Sri Mulyani dalam sebuah diskusi CNBC Squawk Box, Senin (12/7/2021).
Sri Mulyani menjelaskan pemulihan ekonomi pada bulan April-Mei 2021 terlihat dari beberapa indikator. Saat itu, PMI Manufaktur Indeks berada di zona ekspansif dengan angka 53,5.
Tak hanya itu dari data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada angka 107,4 dan Indeks Penjualan Riil (IPR) pada angka 227,5 di bulan Mei 2021. Angka keseluruhan menunjukan pemulihan yang cukup kuat dan baik.
"Jadi kita tetap masih optimis pertumbuhan ekonomi bisa diatas 7 persen pada kuartal II ini," katanya.
Angka ini tentunya lebih dikecil dibandingkan dengan target awal Sri Mulyani yang mengatakan bisa mencapai 8 persen. Penurunan proyeksi ini imbas gelombang kedua kasus Covid-19 di tanah air.
"Ini menyebabkan angka 8 persen menjadi tidak realistis karena adanya koreksi. Dulu waktu bulan Maret waktu melakukan PSBB itu mempengaruhi sangat signifikan kuartal I, sehingga kuartal I masih -0,74 persen," pungkasnya.
Baca Juga: Reformasi Perpajakan, Sri Mulyani: APBN Harus Sehat Kembali
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
-
Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok
-
Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK
-
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis