- Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan 133.000 rumah subsidi akan diresmikan Presiden Prabowo di Jawa Tengah dan Jawa Timur tahun ini.
- Peresmian 62.000 unit di Jawa Tengah dijadwalkan Juli, disusul 71.000 unit di Jawa Timur pada Desember 2026.
- Kementerian PKP juga akan melakukan peletakan batu pertama 140.000 unit rumah susun di Meikarta dalam waktu dekat.
Suara.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyebut sebanyak 133.000 unit rumah subsidi bakal berdiri di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur pada tahun ini. Nantinya, Presiden Prabowo Subianto yang akan meresmikannya setelah bangunan siap dihuni.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan penyerahan kunci rumah subsidi dalam jumlah besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur tahun ini. Totalnya mencapai 133 ribu unit rumah yang akan diresmikan secara bertahap sepanjang 2026.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait alias Ara mengatakan agenda pertama dijadwalkan berlangsung di Jawa Tengah pada pertengahan tahun.
"Bulan Juli, kami sudah mengundang Bapak Presiden (Prabowo Subianto) untuk hadir di tempatnya Pak Gubernur Jawa Tengah, Pak Luthfi, di Batang untuk (meresmikan) 62.000 (rumah subsidi)," ujar Ara saat rapat bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Setelah itu, peresmian 71 ribu unit rumah subsidi akan digelar di Jawa Timur pada akhir tahun.
"Kemudian, bulan Desember tahun ini, kita akan undang (Prabowo) ke Jawa Timur tempatnya (Gubernur Jawa Timur) Ibu Khofifah, (meresmikan) 71.000 (rumah subsidi)," lanjut dia.
Ara mengatakan, peresmian rumah subsidi tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian terjangkau melalui skema KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Ia mengingatkan tahun lalu Presiden juga telah meresmikan penyerahan kunci rumah subsidi dalam jumlah besar di sejumlah daerah.
Pada 2025, penyerahan kunci rumah subsidi dilakukan di Bogor, Jawa Barat, sebanyak 26 ribu unit. Selain itu, peresmian juga dilakukan di Serang, Banten, untuk sekitar 50 ribu unit rumah.
Ara mengklaim capaian tersebut menjadi rekor nasional dalam sejarah penyerahan rumah subsidi.
Baca Juga: Menteri PKP Maruarar Sirait Targetkan 2.603 Hunian Tetap di Sumatra Rampung Mei 2026
"Jadi, tahun lalu adalah rekor terbesar rumah subsidi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Nah, kita akan mengembangkan tahun ini supaya lebih memecahkan rekor lagi," ucap Ara.
Selain agenda peresmian rumah subsidi, Kementerian PKP juga menyiapkan proyek hunian skala besar di Jawa Barat. Ara menyebut pihaknya akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah susun di kawasan Meikarta dalam waktu dekat.
"Saya tanggal 8 Maret, paling lama, datang ke Meikarta untuk melakukan groundbreaking untuk sekitar 140.000 unit. Ya, kita sudah siapkan 30 hektare, tanahnya itu hibah," tutur Ara.
Berita Terkait
-
Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
Punya 42 Tower, Meikarta Bakal Jadi Rusun Subsidi Terbesar di Indonesia
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Meikarta Jadi Rusun Subsidi, KPK Buka Suara: Unit Kami Sita?
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik