Suara.com - Sejak Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, banyak kegiatan usaha dan sektor bisnis terganggu. Alhasil ide bisnis online di rumah mulai dilakukan. Lalu apa saja bisnis online di rumah selama PPKM Darurat ini?
Kegiatan pembatasan ini tentunya polemik bagi beberapa sektor, terutama pada sektor UMKM. Bagi anda yang merasa tidak menemui jalan keluar pada masa PPKM ini, kami rangkumkan untuk anda bisnis online di rumah selama PPKM Darurat .
Rekomendasi Bisnis Online di Rumah Selama PPKM Darurat
Jika melihat dari kebijakan pemerintah yang saat ini benar-benar membatasi aktivitas fisik kita untuk bertemu satu sama lain, tentunnya menjalnkan bisnis secara online saat ini menjadi solusi yang sangat tepat.
Berikut adalah beberapa rekomendasi bisnis online selama masa PPKM darurat:
1. Jualan Online Produk Kesehatan
Ide bisnis online yang pertama adalah dengan memulai untuk berbisnis produk kesehatan. Tentunya pada masa seperti saat ini orang-orang lebih peka terhadap isu-isu kesehatan yang ada.
Oleh karena itu anda dapat melihat kesempatan ini dengan cara mulai berjualan produk kesehatan seperti masker, madu, hand sanitizer, hand gel dll.
2. Jastip
Baca Juga: 7 Tips Jitu Menciptakan Ide Bisnis Inovatif Bagi Pemula
Bagi anda yang memiliki akses ini tentunya ini menjadi peluang bisnis yang cukup menguntungkan, anda bisa memilih untuk menjadi reseller maupun dropshiper. Pada dasarnya keduanya memiliki konsep yang sama, yakni menjual produk orang lain.
3. Jasa Buat Konten
Bisnis online di rumah selama PPKM Darurat yang berikutnya adalah jasa buat konten. Karena saat ini kegiatan kita banyak dilakukan secara daring, tentunya setiap bidang yang bergerak pada ranah tersebut membutuhkan konten media sosial untuk berbagai macam keperluannya
Jasa buat konten dapat anda pilih baik untuk promosi atau iklan, edukasi maupun konten hiburan semata. Di sini jasa anda sangat dibutuhkan sebagai content creator, video editor ataupun content writer.
4. Pekerja Lepas
Belakangan ini pekerja lepas atau yang umumnya kita kenal dengan istilah freelancer ramai diperbincangkan, bagi anda yang memiliki skill editing, coding dan writer mungkin masa pandemi in menjadi bulan baik bagi anda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
Cek Aktivasi Rekening PIP 2026 Agar Dana Bantuan Tidak Hangus
-
Lowongan Kerja Lion Air Group Terbaru 2026 untuk Semua Jurusan
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target