Suara.com - Jababeka Group melalui Jababeka Fighting Covid-19, dan tenant-tenant Kawasan Industri Jababeka dan Yayasan Pendidikan Universitas Presiden (YPUP) memberikan bantuan alat medis berupa alat ventilator ke RSUD Kabupaten Bekasi sebanyak tiga buah.
Serah terima tiga alat ventilator diterima langsung oleh Direktur RSUD Kabupaten Bekasi, dr. Hj. Sumarti, M.Kes beserta jajarannya, yang diberikan oleh Djefri Cantono selaku Direktur Bekasi Power dan Ketua Jababeka Fighting Covid-19 dan perwakilan dari PT. Dharma Precision Tools, didampingi oleh Aris Dwi Cahyanto selaku General Manager PT. Jababeka Infrastruktur.
Menanggapi bantuan alat ventilator ini, Sumarti mengaku sudah lama menantikan tambahan alat ventilator, khususnya saat angka pasien covid-19 meningkat, di Kabupaten Bekasi. Sebab, bantuan alat ventilator dari Jababeka Fighting Covid-19 akan membuat penanganan pasien covid-19 jauh lebih maksimal, utamanya pasien bergejala berat.
Tujuannya, agar pasien covid-19 terhindar efek fatalitas covid-19 dan bisa sembuh. Tak lupa, Sumarti pun mengucapkan apresiasi sekaligus terima kasih atas bantuan 3 alat ventilator yang diberikan oleh tim Jababeka Fighting Covid-19.
Sementara itu, Tjahjadi Rahardja, Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur selaku pengelola Kawasan Industri Jababeka, berharap bantuan tersebut bisa memberikan manfaat bagi RSUD Kabupaten Bekasi. Sehingga penanganan pasien covid-19 lebih maksimal dan angka kesembuhan harian meningkat di Kabupaten Bekasi.
“(Bantuan) Ini merupakan bentuk gotong royong untuk bisa memberikan bantuan penanganan covid-19. Harapan kami, tentu semoga memberi nilai manfaat bagi RSUD Kabupaten Bekasi,” kata Tjahjadi dalam keterangannya, ditulis Kamis (22/7/2021).
Ia juga menambahkan bahwa Jababeka bersama tenant dan YPUP masih akan mengambil peran aktif melalui berbagai inisiatif untuk membantu pemerintah bisa memerangi Covid-19.
Semisal belum lama ini, Jababeka bersama Polres Metro Bekasi sukses memberikan 1.250 vaksin ke masyarakat Kabupaten Bekasi, dengan tujuan mendukung percepatan vaksinasi agar Indonesia bisa cepat mencapai kekebalan komunal.
Baca Juga: Beredar Kisah Dokter Paru, Sebelum Wafat Tolak Ventilator Demi Pasien Lebih Muda
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bos Bea Cukai Usul Anggaran 2027 Sebanyak Rp 2,81 Triliun ke DPR RI
-
IHSG-Rupiah Perkasa, Bos Danantara: Investor Mulai Percaya Terhadap Indonesia
-
DJP Ajukan Anggaran Rp 5,4 Triliun untuk Tarik Pajak di 2027
-
Rupiah Menguat dan IHSG Terbang, Apakah Damai AS-Iran Jadi Titik Balik Ekonomi RI?
-
Saham BUMI Meroket Usai Diborong Investor, Target Harganya Masih Tinggi!
-
Eddy Tansil Gelapkan Dana Rp10,1 Triliun, Ini Daftar Aset yang Berhasil Disita Negara
-
Masih Perkasa, Nilai Tukar Rupiah Naik Paling Tinggi di Asia ke Level Rp17.708
-
Momen Purbaya Mau Tebus Harley Davidson Sitaan Kejagung, Cita-cita Punya Moge Tapi Dilarang Istri
-
Purbaya Terima PNBP Rp 1,029 T dari Kejagung, Ada Sitaan Aset Kasus Eddy Tansil
-
Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu 2027 Sebesar Rp 49,8 Triliun ke DPR