Suara.com - Di tengah kentalnya budaya berbagi melalui "salam tempel" yang menjadi tradisi masyarakat, pemerintah justru tengah merancang strategi besar untuk menekan biaya subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Fokus utama kebijakan ini tertuju pada PT Permodalan Nasional Madani (PNM), anak usaha BRI yang diwacanakan akan diambil alih oleh negara.
Berikut adalah fakta-fakta krusial terkait rencana strategis dan performa korporasi tersebut:
1. Beban Subsidi Bunga Mencapai Rp40 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan fakta bahwa setiap tahun negara harus mengucurkan dana sekitar Rp40 triliun hanya untuk menanggung subsidi bunga.
Pengalihan PNM menjadi penyalur khusus program pemerintah diharapkan dapat menjaga dana tetap berputar secara produktif tanpa terbebani bunga tinggi.
2. PNM Sebagai Entitas Khusus PSO
Pemerintah memproyeksikan PNM sebagai institusi yang fokus menjalankan Public Service Obligation (PSO) atau kewajiban pelayanan publik.
Skema ini dirancang agar perbankan komersial tetap bisa menyalurkan KUR secara reguler, namun program khusus pemerintah akan diarahkan sepenuhnya melalui satu pintu di PNM.
Baca Juga: Prestasi Internasional BRI: 4 Award ESG 2025 dan Rekor Social Bond
3. Keputusan Mutlak di Tangan Danantara
Meski menjadi bagian dari Holding Ultra Mikro BRI, fakta hukum menunjukkan bahwa keputusan akhir terkait aksi korporasi ini berada di bawah kendali Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa pelepasan anak usaha sepenuhnya merupakan wewenang Danantara sebagai pemegang saham pengendali.
4. Risiko Terhadap Valuasi Saham BBRI
Terdapat kekhawatiran bahwa mengubah fungsi PNM secara radikal menjadi unit PSO murni dapat mengganggu valuasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) di pasar modal.
Menkeu Purbaya mengakui bahwa komunikasi dengan CEO Danantara, Rosan Roeslani, masih terus berjalan untuk mencari titik temu yang tidak merugikan pemangku kepentingan.
Tag
Berita Terkait
-
Panduan Lengkap Penukaran Uang Baru di BRI, BCA dan BNI
-
Bali United Kebobolan 10 Gol dalam 4 Laga, Johnny Jansen Bakal Lakukan Apa?
-
Pede Abis! Arema FC Incar Empat Kemenangan Beruntun Lawan Madura United
-
Antusiasme Bruno Gomes Segera Debut Bersama Persis Solo dan Kalahkan PSBS Biak
-
Link Live Streaming Madura United vs Arema FC: Tuan Rumah Percaya Diri!
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama
-
Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital
-
Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok
-
Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah
-
Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar