Suara.com - Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan GoTo atas inisiatifnya membangun Rumah Oksigen Gotong Royong sebagai wujud perhatian untuk membantu mengurangi tekanan pada rumah sakit di tengah lonjakan jumlah pasien Covid-19.
Apresiasi itu disampaikan secara langsung oleh Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan ke Rumah Oksigen yang berlokasi di Pulo Gadung, Jakarta Timur, tersebut.
“Sore hari ini saya melihat secara langsung Rumah Oksigen Gotong Royong yang dalam proses ini belum selesai. Nanti akan selesai minggu depan dan akan rampung 100 persen nanti mungkin di awal Agustus yang bisa menampung kurang lebih 500 pasien,” ujar Presiden Jokowi ditulis Senin (26/7/2021).
Bahkan tidak hanya Kadin, Presiden Jokowi juga menyebutkan bahwa inisiatif ini merupakan hasil kerja sama gotong royong antara Kadin dan perusahaan lainnya, yaitu GoTo, PT Aneka Gas Industri (samator), dan PT Master Steel sebagai pemilik lahan.
Presiden berharap inisiatif serupa dapat dilakukan tidak hanya di Jakarta melainkan juga di daerah lain, terutama di beberapa provinsi yang memiliki tingkat keterisian tempat tidur yang cukup tinggi.
“Adanya penambahan kapasitas ini menjadikan BOR rumah sakit bisa sedikit tidak tertekan. Sekali lagi saya sangat menghargai dan kita berharap ini tidak dibangun, dikerjakan di Jakarta saja, tetapi bisa di-copy di tempat-tempat lain, di provinsi-provinsi lain. Kita harapkan nanti ini segera bisa dioperasikan dan bisa dimanfaatkan oleh rakyat,” lanjutnya.
Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid yang turut hadir mendampingi Presiden Jokowi bersama CEO GoTo Andre Soelistyo mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik inisiatif pembangunan Rumah Oksiden pertama ini yang merupakan upaya gotong royong dari kalangan pengusaha.
Arsjad juga berharap inisiatif ini bisa diwujudkan juga di kota-kota lain, terutama yang membutuhkan tambahan fasilitas kesehatan untuk penanganan Covid-19.
“Harapannya ini adalah yang pertama namun aka nada rumah oksigen lainnya. Selain di sini, nanti di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan lain-lain. Kita mengharapkan semua pengusaha - yang saya katakan adalah pejuang karena ini adalah perang melawan pandemi – untuk bisa bersama-sama, bekerja sama, bergotong royong untuk kita memenangkan perang melawan pandemi,” ujarnya.
Baca Juga: Tinjau Rumah Oksigen Gotong Royong, Jokowi: Minggu Depan Akan rampung 100 Persen
CEO GoTo Andre Soelistyo menambahkan jika semua pasien yang memerlukan hanya oksigen bisa ditampung di sini sementara rumah sakit dapat digunakan untuk pasien-pasien yang memerlukan tambahan medical support.
“Mudah-mudahan dengan begini kita semua bisa gotong-royong, swasta, pemerintah, semua, untuk bisa memerangi perang pandemic ini lebih baik lagi,” tutur Andre.
“Di fasilitas Pulo Gadung akan ada 500 bed. Masing-masing bed akan punya akses ke oksigen yang disuplai langsung dari pabrik gas, yaitu Samator. Kenapa kita memilih site ini? Karena aksesnya langsung lewat pipa, dari pabrik oksigen langsung ke bed tersebut. Jadi dengan begitu akses suplai oksigen pun menjadi lebih tersedia,” terangnya.
Rumah Oksigen Gotong Royong sendiri merupakan fasilitas kesehatan semipermanen yang khusus dilengkapi dengan peralatan suplai oksigen dan tempat tidur perawatan bagi pasien Covid-19 dengan gejala sedang.
Kehadiran rumah oksigen tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan akses terhadap oksigen medis. Kehadiran rumah oksigen bisa mengurangi tekanan pada rumah sakit dalam penanganan pasien Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan
-
Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah
-
Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan
-
Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran
-
Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk
-
Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya
-
OJK Resmi Punya Pejabat Baru, Ini Susunannya