Suara.com - Maskapai penerbangan Citilink terus berinovasi di tengah pandemi untuk meningkatkan layanan dalam memberikan nilai tambah bagi para pengguna jasa dengan meluncurkan LinkMiles, sebuah program keanggotaan khusus terbaru untuk para pelanggan setia Citilink.
“Citilink percaya loyalitas pelanggan berperan penting dalam eksistensi Citilink. Oleh karena itu, Citilink menghadirkan LinkMiles untuk dapat mengakomodir behavior pelanggan milenial yang agile dan adaptive sehingga pelanggan mendapatkan pelayanan dan kemudahan secara maksimal serta pengalaman terbang yang lebih dengan Citilink,” ujar Direktur Niaga Citilink, Benny Rustanto di Cengkareng, Jumat (30/7/2021).
Pendaftaran keanggotaan LinkMiles dapat dilakukan melalui aplikasi betterFly Citilink, di mana pelanggan dapat meningkatkan frekuensi terbang dengan Citilink untuk mencapai level keanggotaan yang lebih tinggi agar dapat memperoleh keuntungan seperti diskon pembelian seat, diskon pembelian makanan, fasilitas Priority Boarding, fasilitas Priority Check-in, gratis bagasi dan berbagai keuntungan lainnya.
Benny menambahkan bahwa LinkMiles merupakan hasil kerja sama Citilink dengan Asyst sebagai bentuk sinergi antar Garuda Indonesia Group.
“Ke depannya, LinkMiles akan berkolaborasi dengan berbagai mitra lainnya untuk aktivitas penukaran produk di luar tiket penerbangan seperti hotel, leisure, food & beverage, fashion dan ritel dengan menyasar brand yang diminati oleh kalangan milenial,” tambah Benny.
Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan transportasi udara, Citilink mengimbau untuk selalu memperhatikan dan memenuhi ketentuan dokumen perjalanan yang dibutuhkan untuk daerah yang akan dituju serta tetap menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yang ketat melalui 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi dan interaksi) selama berada di area bandara maupun ketika berada di pesawat.
Citilink senantiasa menerapkan protokol kesehatan yang ketat di seluruh lini operasional penerbangannya, baik dari pre-, in-, hingga post-flight dengan mengacu pada ketentuan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah untuk dapat memastikan seluruh penerbangan berjalan secara optimal dengan tetap memprioritaskan kesehatan dan keamanan bagi seluruh pelanggan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Garuda Indonesia Stop Sementara Penerbangan Doha
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
4 Kapal Pertamina Masih Berada di Timur Tengah, 2 Berada di Area Selat Hormuz
-
Harga BBM SPBU Shell, Vivo dan BP Naik, Ini Rinciannya
-
OJK Bongkar Skema Dana IPO IPPE, Denda KGI Sekuritas Rp4,6 Miliar
-
IHSG Loyo, Kapitalisasi BEI Merosot 1,03% Pekan Ini, Jadi Rp 14.787 triliun
-
Iran Tutup Pelayaran Selat Hormuz, Pasokan Minyak Mentah Bisa Terganggu
-
Iran-AS Memanas! Daftar 17 Jadwal Penerbangan ke Timur Tengah yang Dibatalkan
-
Gandeng BDO, Kawasan Rebana Disiapkan Jadi Magnet Investasi Global Berbasis ESG
-
Harga BBM Pertamina Melonjak per 1 Maret, Pertamax Dibanderol Rp 12.300/Liter