Suara.com - PT Pegadaian (Persero) memberikan apresiasi kepada para atlet yang berprestasi dengan guyuran tabungan emas di ajang Olimpiade Tokyo 2021. Total hadiah seberat 3 kilogram yang akan diberikan setelah mereka kembali ke tanah air.
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto menyampaikan bahwa seluruh insan Pegadaian ikut bersyukur dan berbangga atas prestasi para atlet yang mengharumkan nama bangsa di ajang olah raga internasional tersebut.
“Manajemen dan seluruh Insan Pegadaian ikut bersyukur dan berbangga. Prestasi para atlet olimpiade menjadi berita gembira bagi kita semua di tengah pandemi yang belum usia. Hal tersebut tentu menghibur kita dan diharapkan menjadi motivasi kepada kita untuk memberikan prestasi terbaik di tengah kesulitan," tutur Kuswiyoto dalam keterangannya pada Selasa, (3/8/2021).
Lebih lanjut Kuswiyoto mengatakan, bahwa Pegadaian sangat peduli dengan perkembangan olah raga. Selain pemberian hadiah kepada atlet berprestasi, Pegadaian juga bekerja sama dengan beberapa klub olah raga dalam rangka pembinaan untuk mempertahankan tradisi juara.
“Sebagai BUMN, Pegadaian tidak hanya fokus dalam pengembangan ekonomi melalui produk dan layanan yang diberikan. Perusahaan juga aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, kesehatan, pendidikan, lingkungan maupun olah raga melalui program CSR sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan,” kata Kuswiyoto.
Tabungan Emas Pegadaian
Sebagai informasi, Pegadaian saat ini mempunyai tabungan emas sebagai salah satu produk andalan. Produk ini dapat diakses oleh seluruh masyarakat dari berbagai kalangan. Nominal setoran dapat dilakukan mulai Rp10.000 atau senilai 0,01 gram dengan asumsi harga emas 24 karat Rp1 juta per gram.
Transaksi tabungan emas dapat diakses di lebih 4.000 outlet, 17.000 agen Pegadaian, ATM atau melalui aplikasi Pegadaian Digital. Berapapun jumlah uang yang disetor langsung dikonversikan dalam berat emas berdasarkan harga pada saat transaksi. Dari saldo yang dimiliki nasabah, mereka dapat mencetak dalam bentuk emas batangan, bahkan menjual atau menggadaikan saat membutuhkan uang tunai.
Saat ini Tabungan Emas Pegadaian telah diakses lebih dari 8 juta nasabah dan menjadi salah satu produk yang diminati masyarakat sebagai salah satu investasi yang aman dan menguntungkan. Hal ini tak lepas dari keyakinan masyarakat bahwa nilai emas relatif stabil dan bebas dari inflasi sehingga menjadi pilihan tepat sebagai sarana lindung nilai asset masyarakat.
Baca Juga: Sering Ngopi, Pelari Belanda Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo
“Melalui apresiasi ini, kami berharap dapat memotivasi seluruh anak bangsa untuk berprestasi semaksimal mungkin khususnya di bidang olah raga. Di sisi lain kami juga berharap agar para atlet dan generasi muda pada umumnya mempersiapkan masa depan dengan melakukan investasi yang tepat,” pungkas Kuswiyoto.
Berita Terkait
-
Sabet Emas Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Dapat Bonus Rumah di PIK2
-
Deretan Bonus dari Brand Indonesia untuk Greysia/Apriyani usai Sabet Emas Olimpiade Tokyo
-
Crazy Rich Malang Beri Bonus Rp 500 Juta ke Greysia Polii dan Apriyani Rahayu
-
Ngerinya Warganet China 'Serang' Atlet Pakai Kata Kasar Usai Gagal Raih Medali Emas
-
Gaspol Pasca Olimpiade, Kevin / Marcus dkk Langsung Turun di Korea Open 2021
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman