Suara.com - Sebagai media sosial terdesentralisasi, saat ini, Myriad sedang mengembangkan fitur yang sebelumnya tidak ada pada platform media sosial lainnya. Sebut saja kemampuan untuk memonetisasi konten dan memberikan kekuasaan penuh pada pengguna atas pengiklan di halaman sosial mereka.
Pengguna Myriad tidak akan dikuasai oleh sistem monetisasi terpusat yang dikendalikan oleh para eksekutif teknologi.
Tujuan utama dari skema periklanan media sosial terdesentralisasi adalah untuk memungkinkan pengguna mendapatkan hasil maksimal dari konten mereka tanpa takut didemonetisasi.
"Karena Myriad terdesentralisasi, hal ini mencegah kekuasaan bergabung dalam satu entitas. Di Myriad, Anda tidak perlu khawatir konten Anda disensor. Ini karena platform kami lebih memprioritaskan konten kreator daripada pengiklan.
Bayangkan sebuah platform yang dapat membantu Anda mencari uang dengan kebebasan kreatif yang berlimpah, itulah Myriad," kata Jean-Daniel Gauthier, CEO & Co-Founder Myriad ditulis Jumat (6/8/2021).
Desentralisasi juga memberikan kekuasaan penuh dalam skala komunitas. Salah satu masalah utama dengan media sosial besar saat ini adalah bahwa standar yang diberlakukan pada kebanyakan platform tidak mencerminkan masalah yang dihadapi oleh masyarakat.
Platform media sosial besar cenderung menyesuaikan dengan keinginan pengiklan karena umumnya merekalah sumber pendapatan utama.
Myriad memiliki berbagai fitur revolusioner yang membuatnya berbeda. Salah satu adalah interaksi dan monetisasi lintas platform melalui tip pengguna. Masalah pada aplikasi media sosial terdesentralisasi adalah mereka kesulitan menghasilkan penonton. Ini dikarenakan masih banyak orang yang belum mendaftar untuk layanan tersebut.
Ambillah Mastodon sebagai contoh. Mastodon adalah platform microblogging terdesentralisasi yang mirip dengan fitur Twitter. Mastodon dibuat pada tahun 2016 dan hanya memiliki sebagian kecil pengguna dibandingkan dengan Twitter. Agar pengguna dapat mempertimbangkan untuk pindah haluan, diperlukan adanya skema migrasi yang mulus.
Di Myriad, pengguna baru tidak perlu khawatir akan kehilangan konten dari konten kreator favorit di platform lain. Myriad akan memiliki sistem pemantauan konten secara anonim. Pengguna dapat mengimpor konten kesayangan ke Myriad. Dan tetap dapat menikmati pengalaman dari platform lain sambil memanfaatkan fitur privasi kami yang lebih aman.
Baca Juga: Lexus Siapkan Model Penantang Audi Q2 Gunakan Basis Toyota Yaris Cross
Myriad juga akan memungkinkan konten kreator dari berbagai platform yang didukung untuk dapat menerima tips dari konten mereka. Pemberian tip dapat dilakukan meskipun pengguna belum memiliki akun Myriad.
Saat ini, platform media sosial yang didukung adalah Facebook, Twitter, dan Reddit. Konsepnya sederhana, setiap pengguna akan dapat memberi tip menggunakan token $MYRIA di Myriad. Dan setiap pengguna di Facebook, Twitter, dan Reddit akan memiliki alamat dompet unik dari profil mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar
-
Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang
-
DC Solusiku Gunakan Intimidasi? OJK Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran
-
Rupiah Masih Tertekan, Pengamat Anggap Dua Jurus BI-Kemenkeu Kurang Jitu
-
Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026
-
Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal
-
Perhatian Pengusaha! DSI Bisa Atur Harga Ekspor Komoditas
-
LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional
-
PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir
-
Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T