Suara.com - Pandemi Covid 19 memberikan dampak yang signifikan ke banyak sektor, seperti pada sektor kesehatan dan juga ekonomi dunia, tidak terkecuali Indonesia. Berbagai upaya dan kebijakan diterapkan pemerintah Indonesia untuk menanggulangi dampak pandemi ini.
Salah satunya adalah pembatasan sosial dan himbauan untuk tetap di rumah diberlakukan dengan harapan dapat membantu menekan penambahan kasus aktif.
Seperti saat ini, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang terus mengalami perpanjangan memberikan dampak besar bagi banyak pihak, salah satunya bagi para pelaku bisnis.
Menurut data survei yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak yang dilakukan pada 21 Juli hingga 7 Agustus 2021 lalu, menunjukan bahwa 86% dari 12.800 responden menyatakan penurunan omzet selama pandemi ini. Meskipun begitu, perlu ada cara untuk bertahan dan mengoptimalkan strategi bisnis.
Pemanfaatan inovasi digital, misalnya, menjadi solusi dalam melakukan pengembangan bisnis. Hal ini sekaligus menjadi momentum berkembangnya ekonomi digital dan kreatif.
Sebut saja upps.me, sebuah perusahaan berbasis teknologi blockchain pertama di Indonesia yang bergerak dalam program loyalitas pelanggan.
“Dalam perekonomian saat ini, peranan teknologi dan inovasi sudah tidak bisa diabaikan, teknologi blockchain dengan Inovasi yang tepat dan dukungan bisnis model yang real menjadikan upps.me platform loyalitas berbasis blockchain pertama di Indonesia. Program loyalitas pelanggan sangat dicari sebagai salah satu elemen dalam kebertahanan sebuah bisnis," kata Sunil Tolani, Founder Calibreworks.com, Startup Mentor Indigo Incubator by Telkom Indonesia ditulis Selasa (24/8/2021).
Biasanya saat pelanggan melakukan transaksi pembelian online, pelanggan akan mendapatkan poin-poin yang dapat dikumpulkan dan bisa ditukarkan ke berbagai hadiah yang tersedia.
Program loyalitas serupa dapat dirasakan pelanggan melalui UppsMe Point yang memberikan poin kepada pengguna setelah melakukan transaksi produk digital di aplikasi UppsMe.
Baca Juga: PPKM Jawa-Bali Turun Level, Testing Covid-19 Tidak Boleh Ikut Turun
UppsMe juga menawarkan berbagai layanan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan digital masyarakat Indonesia, seperti layanan PPOB (Payment Point Online Bank), pulsa, paket data internet, serta top up E-money.
Selain itu, dalam waktu dekat UppsMe akan segera menghadirkan sebuah fitur berbelanja voucher, dimana pelanggan dapat membeli ataupun menukar voucher diskon dari banyak merchant menggunakan UppsMe Point.
Untuk itu UppsMe membuka peluang kerjasama dengan pelaku usaha berbagai sektor seperti kuliner, pariwisata, permainan, teknologi dll untuk dapat memanfaatkan platform UppsMe guna memberikan program loyalti kepada pelanggan setia.
Ditengah tantangan pandemi saat ini, strategi untuk memberikan penghargaan loyalitas kepada pelanggan akan mampu meningkatkan volume penjualan. Kolaborasi merupakan cara UppsMe untuk memberikan solusi bagi para pelaku usaha agar tetap terus stabil mengembangkan bisnis.
“UppsMe Point lebih dari sekedar program namun juga semangat bersinergi dari rekan merchant kepada para pelanggan setianya, melalui platform UppsMe kami berharap akan banyak bisnis yang mendapatkan pelanggan baru dan penjualan semakin banyak,” kata M, Ghifari Ismail, CEO UppsMe.
Tidak hanya itu, dalam waktu dekat UppsMe akan mengeluarkan sebuah produk digital lainnya, yaitu UppsMe (UPPS) Token. UPPS Token adalah aset digital yang dapat diperdagangkan dalam media exchange.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak
-
Arus Balik BaliJawa Lesu di H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Justru Turun
-
Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran
-
Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026
-
Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS
-
Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid
-
Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan
-
Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal
-
Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS
-
Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram