Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pra perdagangan hari ini kembali dibuka naik tipis ke posisi 6.094 dibandingkan pada penutupan perdagangan kemarin di posisi 6.089.
Melansir data RTI, Rabu (25/8/2021), IHSG diawal pra perdagangan dibuka menguat tipis 4,6 basis poin atau 0,08 persen.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 laju IHSG terus mencoba merangkak naik hingga level 6.096 atau menguat 0,11 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat tipis, pada awal pra perdagangan indeks ini menguat sebesar 0,11 persen ke level 856.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 10 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 44 miliar dan volume transaksi mencapai 2,3 ribu kali.
Sebanyak 110 saham menguat, 32 saham melemah dan 110 saham belum ditransaksikan.
CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya IHSG diproyeksi bakal tertekan sepanjang perdagangan hari ini.
Menurut dia pasar mengantisipasi dampak perlambatan ekonomi terhadap kinerja emiten beberapa waktu mendatang.
William pun memproyeksi IHSG bakal bergerak dalam rentang support 5.872 dan resistance 6.123.
Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat, 245 Saham Bergerak di Zona Hijau
"Belum ada sentimen baru yang dapat menggerakkan IHSG," kata William.
Kendati demikian, ia menyarankan pelaku pasar untuk tetap mencermati sejumlah saham, seperti PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Astra International Tbk (ASII), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
Terkini
-
Bumi Berseru Fest dari Telkom Jaring 43 Program Terbaik untuk Lingkungan Berkelanjutan
-
Krakatau Steel Bidik Produksi 4,5 Juta Ton Baja di 2026
-
Gubernur BI: Rupiah Undervalue, Tidak Cerminkan Ekonomi Indonesia
-
Industri Kripto Makin Matang, Upbit Perkuat Keamanan dan Kolaborasi dengan Regulator
-
Kurs Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Gubernur BI Ungkap Strategi Ekonomi
-
Kemenhub Ungkap Kondisi Pesawat Kargo Pelita Air, Layak Terbang?
-
Kemenhub: Pilot Pesawat Kargo BBM Pelita Air Meninggal Dunia
-
Perjanjian Tarif Resiprokal RI-AS Diketok, Ini Kata Pengamat
-
Perusahaan Indonesia dan AS Teken 11 Kesepakatan Bisnis Senilai Rp648 Triliun
-
Rupiah Loyo ke Rp16.894, Ketegangan Iran dan Spekulasi BI Rate Jadi Beban