Suara.com - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI memberikan bantuan Pojok Baca Digital (Pocadi) pada tiga lokasi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bantuan peralatan Pocadi diperuntukkan dinas perpustakaan Provinsi NTB, Kota Mataram, dan Kabupaten Lombok Tengah.
Peralatan Pocadi diserahkan secara simbolis oleh Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando kepada Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersamaan dengan kegiatan webinar Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Provinsi NTB yang mengangkat tema “Penguatan Peran Sisi Hulu Guna Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat”.
Selain itu, diselenggarakan penandatanganan nota kesepakatan Perpusnas dengan Pemerintah Provinsi NTB dan delapan perguruan tinggi.
Pada kesempatan tersebut, Syarif Bando menyatakan pada 2022, pihaknya menyiapkan bantuan Pocadi yang akan dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain itu, Perpusnas akan memberikan bantuan pembangunan gedung layanan perpustakaan modern untuk Provinsi NTB melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebagai modal wisata daerah menghadapi tantangan di era disrupsi.
Syarif Bando menjelaskan, seluruh unsur masyarakat harus bekerja sama dalam upaya penguatan budaya baca dan literasi masyarakat Indonesia.
“Bertahun-tahun Indonesia menikmati penghakiman dunia sebagai bangsa yang rendah budaya bacanya dan rendah indeks literasinya. Dengan kehadiran kita sebagai orang-orang di sisi hulu, baik sebagai eksekutif, legislatif, yudikatif, kita akan menolong masyarakat ini untuk bisa keluar dari penghakiman dunia untuk kita,” ujarnya ditulis Kamis (26/8/2021).
Saat ini, literasi Indonesia menghadapi kendala terbatasnya bahan bacaan di tengah masyarakat. Syarif Bando mengajak pemerintah daerah di NTB untuk mendorong masyarakat agar bergerak dalam dunia literasi dengan menyediakan bahan bacaan. Ini bisa dilakukan masyarakat dengan membuat buku mengenai kekayaan budaya dan kearifan lokalnya.
Sementara itu, Zulkieflimansyah mengapresiasi perhatian Perpusnas untuk provinsi NTB. Zulkieflimansyah berharap pihaknya bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia perpustakaan di NTB melalui bantuan yang diberikan Perpusnas.
Baca Juga: Kepala Perpusnas: Butuh Peran Pemerintah untuk Bangun Perpustakaan Berkelas Dunia
“Perpustakaan ini ada ilmunya, ada caranya, ada seninya. Dan kalau perpustakaan kita dihuni, dijaga, diarahkan oleh orang yang tepat, tidak menjadi hambatan untuk mampu menembus segala batas di dunia saat ini,” ungkapnya.
Ke depan, Zul berharap pemerintah daerahnya mampu melakukan pelatihan pustakawan secara mandiri. Dengan begitu, terjadi percepatan peningkatan indeks literasi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perpusnas mengukuhkan Niken Saptarini Widyawati menjadi Bunda Literasi Provinsi NTB tahun 2021. Niken mengatakan, bunda literasi mendukung upaya peningkatan indeks literasi masyarakat NTB melalui keluarga. Kegiatan literasi berbasis keluarga, ujarnya, dapat meningkatkan minat baca sejak dini.
“Kami akan lebih banyak menstimulasi minat baca untuk anak-anak yang berada pada usia dini. Ini sangat penting, karena semua upaya yang kita berikan pada anak usia dini akan terserap dengan sangat baik dalam benak anak tersebut, sehingga menjadi sebuah kebiasaan,” papar Niken.
Sekretaris Daerah Provinsi NTB Lalu Gita Aryadi mengungkapkan harapan agar perpustakaan di wilayahnya senantiasa merekam beragam dinamika sosial yang terjadi di masyarakat.
NTB merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya dan alam. Dia berharap ini bisa didapatkan melalui perpustakaan. Sehingga, tersedia informasi terkait kekayaan potensi, cara hidup, maupun sejarah daerah untuk wisatawan yang berkunjung ke daerahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang